☰
Kanal
✕

Filip Hrgovic Nilai Moses Itauma Kurang Keras dalam Persiapan Duel Mereka

Penulis: Hanif Rusli
30 Sep 2026, 10:07 WIB

Tim pelatih Moses Itauma mendapat sorotan karena dianggap belum mempersiapkan petinju 21 tahun itu menghadapi pertarungan kejuaraan. (Foto: Fight TV)

Filip Hrgovic mengkritik persiapan Moses Itauma menjelang pertarungan kelas berat mereka dan menilai petinju asal Inggris itu terlalu banyak dikelilingi orang yang selalu menyetujui keputusannya.

Hrgovic menghentikan Itauma pada ronde kesembilan dalam pertarungan perebutan gelar kelas berat IBF di London, 29 Agustus.

Setelah kekalahan tersebut, tim pelatih Itauma mendapat sorotan karena dianggap belum mempersiapkan petinju 21 tahun itu menghadapi pertarungan kejuaraan.

Sebuah video yang viral memperlihatkan Itauma mengaku belum pernah menjalani sparring 12 ronde secara beruntun. Namun, kemudian muncul informasi bahwa ia sebenarnya pernah melakukannya.

Hrgovic, 34 tahun, menilai komposisi tim Itauma menjadi salah satu pembeda dalam pertarungan tersebut.

“Dia dikelilingi sekitar 10.000 yes men, ahli nutrisi dan pelatih untuk ini, pelatih untuk itu, bahkan pelatih tidur,” kata Hrgovic.

“Anda tidak bisa mempersiapkan diri untuk pertarungan seperti ini, sebuah perang, dengan cara seperti itu. Menurut saya, itulah perbedaannya dalam pertarungan kami.”

Saat promosi pertarungan dimulai Juni lalu, Hrgovic juga menyebut Moses Itauma sebagai “petinju generasi baru” yang menyambut matahari dan mencium pohon pada pagi hari.

Ia kembali menyinggung kebiasaan Itauma membawa botol air saat hari media.

Menurut Hrgovic, petinju membutuhkan kamp latihan yang keras untuk mempersiapkan fisik sekaligus mental.

Ia menilai sebagian petinju muda dan mereka yang telah menghasilkan banyak uang mulai mengandalkan ahli nutrisi, psikolog, yoga, dan pilates.

Hrgovic kemudian membandingkan persiapannya bersama Abel Sanchez di Big Bear, California.

Sejak bergabung dengan Sanchez pada 2024 setelah kalah dari Daniel Dubois, Hrgovic telah meraih empat kemenangan.

“Saya kembali ke dasar. Dia pelatih old school. Rutinitasnya sederhana tetapi sangat keras dalam isolasi di Big Bear,” ujar Hrgovic (21-1, 16 KO).

Sementara itu, Moses Itauma telah dilatih Ben Davison sejak Maret 2024. Keduanya menjalani kamp latihan pramusim di Marbella, Spanyol, bersama sejumlah petinju lain dari sasana Davison.

Davison mendapat kritik setelah Itauma kalah dan meninggalkan arena dengan tandu. Promotor Frank Warren juga mengatakan tim Itauma perlu menggelar pertemuan untuk menentukan perubahan yang diperlukan agar petinju tersebut dapat bangkit.

Hrgovic menegaskan pengalaman bersama Sanchez membuatnya kembali memahami pentingnya pelatih yang tegas.

Menurutnya, tidak ada jalan pintas untuk mempersiapkan diri menghadapi pertarungan kelas berat.

“Saya menjalani kamp latihan old school yang sangat keras. Dia berlatih di Marbella dengan 10.000 yes men di sekelilingnya. Itulah perbedaan antara saya dan dia. Saya melewati neraka,” kata Hrgovic.

Artikel Tag: Frank Warren, Filip Hrgovic

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru