Evander Holyfield: Saya Lebih Hebat dari Muhammad Ali!
Evander Holyfield
Berita Tinju - Evander Holyfield kembali memicu perdebatan mengenai siapa petinju kelas berat terbaik sepanjang masa. Mantan juara dunia asal Amerika Serikat itu menilai dirinya memiliki pencapaian yang bahkan melampaui legenda tinju, Muhammad Ali.
Nama Ali selama ini identik dengan status sebagai salah satu petinju terbesar dalam sejarah. Sepanjang kariernya, ia tiga kali merebut gelar juara dunia kelas berat dan mencatat kemenangan ikonik atas George Foreman dalam laga "Rumble in the Jungle" pada 1974, serta Joe Frazier dalam pertarungan legendaris "Thrilla in Manila" setahun kemudian.
Meski demikian, Holyfield merasa rekornya justru lebih layak mendapat pengakuan. Hingga kini, ia masih menjadi satu satunya petinju yang berhasil merebut gelar juara dunia kelas berat sebanyak empat kali.
Dalam wawancara bersama Seconds Out, Holyfield mengungkapkan kekecewaannya karena pencapaian tersebut dinilai belum mendapat sorotan sebesar yang diterima Ali.
"Saya satu satunya juara dunia kelas berat empat kali, tetapi orang orang masih terus membicarakan Ali, padahal saya sudah memecahkan rekornya. Sudah 24 tahun saya menjadi satu satunya petinju yang meraih gelar itu empat kali," ujar Holyfield.
Ia juga menilai sejarah belum sepenuhnya memberikan tempat yang layak bagi pencapaiannya.
"Orang baru mengakui seseorang setelah berhasil memecahkan rekor pendahulunya. Saya bahkan tidak tahu kalau saya adalah petinju pertama yang menjadi juara dunia tak terbantahkan di dua kelas berbeda sampai Oleksandr Usyk mengulanginya. Mereka terus mengatakan Ali yang terbaik, tetapi menurut saya saya yang terbaik. Dia juara empat kali? Tidak, dia tiga kali, sedangkan saya empat kali," katanya.
Selain mendominasi kelas berat, Holyfield juga lebih dulu mencatat sejarah sebagai juara dunia tak terbantahkan di kelas penjelajah sebelum naik ke kelas berat dan kembali menyatukan gelar. Prestasi tersebut baru berhasil disamai oleh Oleksandr Usyk beberapa dekade kemudian.
Sepanjang karier profesionalnya, Holyfield juga mengoleksi kemenangan atas sejumlah nama besar seperti Mike Tyson, Riddick Bowe, George Foreman, hingga Larry Holmes. Deretan kemenangan itu semakin memperkuat argumennya bahwa dirinya pantas disejajarkan, bahkan ditempatkan di atas Muhammad Ali dalam daftar petinju kelas berat terbaik sepanjang sejarah.
Meski pernyataannya memicu perdebatan, pencapaian Evander Holyfield memang menjadi salah satu yang paling lengkap dalam sejarah tinju modern.
Artikel Tag: Mike Tyson, Muhammad Ali, Larry Holmes, Evander Holyfield, Joe Frazier, George Foreman, oleksandr usyk, Riddick Bowe