Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua Terganjal Lokasi, Wembley atau New York?
Anthony Joshua dan Tyson Fury
Berita Tinju - Rencana duel Tyson Fury dan Anthony Joshua kembali menghadapi kendala. Setelah bertahun tahun menjadi pembicaraan, pertarungan dua mantan juara dunia kelas berat tersebut belum dapat diumumkan secara resmi karena adanya perbedaan kesepakatan mengenai lokasi pertandingan.
Pihak yang mendanai acara dilaporkan ingin membawa pertarungan ke Madison Square Garden, New York. Namun, kontrak Joshua bersama promotornya, Eddie Hearn, sebelumnya mencantumkan Inggris sebagai lokasi pertarungan.
Hearn telah menegaskan bahwa perubahan tersebut harus disepakati terlebih dahulu sebelum pihaknya memberikan lampu hijau untuk menggelar duel di Amerika Serikat. Situasi ini membuat pengumuman resmi pertarungan harus menunggu penyelesaian persoalan kontrak.
Padahal, Fury dan Joshua sama sama telah menyatakan keinginan untuk bertemu. Fury kembali menyerukan pertarungan tersebut setelah mengalahkan Arslanbek Makhmudov pada April. Kedua petinju kemudian meraih kemenangan dalam pertandingan masing masing pada Juli, meski penampilan mereka tidak sepenuhnya memuaskan penggemar.
Banyak pendukung tinju Inggris berharap pertarungan tersebut digelar di Wembley Stadium. Namun, pihak penyelenggara memiliki pertimbangan komersial untuk membawa duel ke Amerika Serikat, terutama karena keterlibatan Netflix sebagai platform penayang.
Shane Fury, saudara Tyson Fury, mengakui bahwa dirinya secara pribadi lebih memilih pertarungan berlangsung di Inggris. Namun, ia memahami bahwa keputusan akhir kemungkinan besar ditentukan oleh pertimbangan bisnis.
“Ini adalah dua petinju Inggris dan pertarungan ini sudah dibicarakan selama 10 tahun atau bahkan lebih. Jadi, bagi saya, seharusnya digelar di Wembley. Tetapi saya tidak naif, para petinju, meskipun menerima sebagian besar bayaran, tetap berada dalam posisi yang dipengaruhi kepentingan bisnis.”
Shane juga menilai keputusan membawa pertarungan ke luar Inggris kemungkinan memberikan keuntungan finansial yang lebih besar bagi pihak penyelenggara.
“Netflix dan para pelaku bisnis tentu tidak ingin menghamburkan uang. Jika secara bisnis lebih masuk akal menggelarnya di Inggris, saya yakin pertarungan akan berlangsung di sana. Namun, tampaknya Amerika Serikat menawarkan keuntungan bisnis yang lebih besar,” ujarnya.
Tyson Fury dan Anthony Joshua belum pernah bertemu secara profesional. Karena itu, duel tersebut berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah tinju Inggris apabila kesepakatan lokasi dapat segera diselesaikan.
Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua, Stadion Wembley, Wembley Stadium, Heavyweight, madison square garden