David Haye Tegaskan Filip Hrgovic Berbahaya bagi Moses Itauma
Moses Itauma dan Filip Hrgovic
Berita Tinju - Moses Itauma akan menghadapi ujian terbesar dalam karier profesionalnya ketika bertemu Filip Hrgovic untuk memperebutkan gelar kelas berat IBF yang sedang lowong di The O2 Arena, London, Sabtu mendatang.
Itauma datang sebagai petinju yang lebih diunggulkan. Petinju Inggris berusia 21 tahun tersebut juga berpeluang mencatat sejarah apabila berhasil merebut gelar dunia.
Meski demikian, David Haye menilai pertarungan ini tidak akan berjalan semudah yang diperkirakan banyak pihak. Haye memiliki pengalaman berhadapan langsung dengan Hrgovic ketika petinju Kroasia tersebut masih sangat muda.
“Saya pernah berlatih tanding dengannya ketika usianya 19 atau 20 tahun. Saat itu, bersama Deontay Wilder, saya sudah bisa melihat bahwa keduanya memiliki kemampuan untuk menjadi petinju terkemuka di kelas berat dunia,” ujar Haye kepada The Sun.
Menurut Haye, perkembangan Hrgovic dalam beberapa tahun terakhir semakin membuktikan penilaiannya tersebut. Ia bahkan menilai performa sang petinju saat mengalahkan Dave Allen memperlihatkan perbedaan kualitas yang signifikan.
“Pertarungan melawan Dave Allen menunjukkan bahwa Hrgovic adalah petinju kelas dunia. Moses belum membuktikan apa apa. Lawan yang pernah dihadapinya belum ada yang mendekati level Filip,” katanya.
Haye bahkan menggambarkan Hrgovic sebagai ancaman yang bisa menyulitkan siapa pun di divisi kelas berat.
“Ini bukan sekadar jebakan. Hrgovic adalah petinju kelas dunia. Anda bisa mempertemukannya dengan siapa saja dan dia tetap punya peluang untuk menang. Saya harus melihat Moses melakukan sesuatu yang belum pernah saya lihat darinya sebelumnya,” lanjut Haye.
Meski memberikan peringatan tersebut, Haye tetap menjagokan Itauma untuk memenangkan pertarungan. Ia hanya meminta sang petinju muda bersiap menghadapi tekanan sejak ronde awal.
“Saya sangat yakin Moses bisa menang, tetapi pertarungannya mungkin tidak mudah. Ini tidak akan berjalan sederhana karena Filip akan memberikan tekanan besar,” tutur Haye.
Bagi Itauma, kemenangan bukan hanya akan memperpanjang rekor impresifnya, tetapi juga membawanya ke dalam sejarah tinju kelas berat. Jika menjadi juara dunia, ia berpeluang menjadi petinju termuda kedua yang pernah merebut gelar kelas berat dunia.
Rekor tersebut masih dipegang Mike Tyson, yang menjadi juara dunia kelas berat pada usia 20 tahun. Karena itu, duel melawan Filip Hrgovic memiliki taruhan besar bagi Moses Itauma, sekaligus menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya memang layak disebut sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di kelas berat.
Artikel Tag: IBF, Mike Tyson, David Haye, Heavyweight, Filip Hrgovic