Kanal

David Benavidez Incar Oleksandr Usyk untuk Duel Besar pada 2027

Penulis: Abdi Ardiansyah
25 Agu 2026, 22:33 WIB

David Benavidez dan Oleksandr Usyk

Berita Tinju - Oleksandr Usyk kemungkinan tidak akan menghadapi Deontay Wilder dalam pertarungan terakhirnya sebelum pensiun. Setelah duel melawan Wilder sebelumnya disebut sebagai salah satu opsi utama, kini muncul wacana baru yang mempertemukan Usyk dengan David Benavidez.

Usyk, 39 tahun, telah mengosongkan tiga gelar dunia kelas berat yang dimilikinya pada Juni lalu. Ia juga mengumumkan rencana untuk menjalani satu pertarungan terakhir sebelum mengakhiri karier profesionalnya.

Keputusan tersebut muncul setelah Usyk menjalani pertarungan yang tidak terlalu meyakinkan ketika menghadapi Rico Verhoeven pada Mei. Meski akhirnya menang melalui penghentian pada ronde ke11, Verhoeven mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertarungan.

Setelah itu, Usyk disebut tengah melakukan pembicaraan untuk menghadapi Wilder. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai tanggal maupun lokasi pertarungan tersebut.

Situasi tersebut membuka peluang bagi Benavidez untuk masuk dalam persaingan. Petinju Amerika Serikat keturunan Meksiko itu baru saja mencatat kemenangan penting atas Gilberto Ramirez pada Mei lalu. Benavidez menghentikan Ramirez pada ronde keenam sekaligus merebut gelar WBA dan WBO kelas penjelajah.

Menariknya, ayah sekaligus pelatih Benavidez, Jose Benavidez Sr, kini secara terbuka mendorong duel melawan Usyk.

Dalam sejumlah pesan pribadi yang dibagikan Boxing King Media, Benavidez Sr terlihat menghubungi promotor asal Arab Saudi, Turki Alalshikh, dan mengusulkan pertarungan David Benavidez vs Usyk.

Alalshikh hanya memberikan respons singkat, “Saya akan menemui Anda, saudara,” tanpa menjelaskan apakah pertarungan tersebut benar benar masuk dalam rencana.

Meski demikian, muncul spekulasi bahwa duel tersebut dapat digelar pada Cinco de Mayo 2027. Benavidez Sr sebelumnya memang tengah mempersiapkan putranya untuk tampil dalam pertarungan besar pada periode tersebut.

Jika terwujud, duel Benavidez vs Usyk akan menjadi pertarungan lintas divisi yang menarik. Benavidez baru saja naik ke kelas penjelajah setelah sebelumnya menjadi juara interim WBC di kelas menengah super, sedangkan Usyk telah menguasai dua divisi dan menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas penjelajah maupun kelas berat.

Namun, Benavidez masih memiliki agenda lain. Ia disebut berpotensi menghadapi Michal Cieslak pada 12 Desember, sementara opsi pertarungan melawan Jai Opetaia juga mencuat.

Karena itu, duel Usyk vs Benavidez masih sebatas wacana. Dengan Oleksandr Usyk yang berencana menjalani satu pertarungan terakhir, keputusan mengenai lawan berikutnya akan menjadi salah satu perkembangan paling menarik dalam dunia tinju kelas berat.

Artikel Tag: Deontay Wilder, David Benavidez, kelas penjelajah, oleksandr usyk, Heavyweight, Turki Alalshikh

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru