☰
Kanal
✕

Dalton Smith Pertahankan Gelar WBC Usai Kalahkan Alberto Puello

Penulis: Hanif Rusli
25 Okt 2026, 14:59 WIB

Dalton Smith (kiri) menang tipis setelah melewati duel ketat yang membuat ketiga juri berbeda pendapat mengenai pemenangnya. (Foto: Fight TV)

Dalton Smith mempertahankan gelar juara dunia kelas welter super WBC setelah mengalahkan penantang wajib Alberto Puello melalui keputusan terbelah dalam pertarungan 12 ronde di Utilita Arena, Sheffield, Inggris, Sabtu (24/10).

Petinju tuan rumah itu menang tipis setelah melewati duel ketat yang membuat ketiga juri berbeda pendapat mengenai pemenangnya.

Dua juri, Jon Llona Fernandez dari Spanyol dan Kieran McCann dari Inggris, memberikan kemenangan kepada Smith dengan skor 115-113. Sementara itu, juri asal Filipina, Ray Danseco, memenangkan Puello dengan skor 116-112.

Dalton Smith mempertahankan sabuk yang direbutnya pada Januari setelah menghentikan petinju Puerto Riko Subriel Matias di New York.

Kemenangan tersebut menjadikannya petinju ketujuh asal Sheffield yang berhasil menjadi juara dunia.

Pertarungan melawan Puello semula dijadwalkan berlangsung pada Juni, tetapi harus ditunda akibat cedera yang dialami Smith saat berlatih.

Duel akhirnya terlaksana pada Oktober dengan Puello berusaha merebut kembali gelar yang pernah dimilikinya.

Petinju Republik Dominika berusia 32 tahun itu memasuki pertandingan dengan rekor 25 kemenangan dan dua kekalahan, termasuk 11 kemenangan melalui knockout (KO).

Ia sebelumnya kehilangan gelar WBC setelah kalah dari Matias melalui keputusan mayoritas pada Juli 2025.

Sejak bel pembuka berbunyi, kedua petinju terlibat pertarungan taktis dengan tempo yang terjaga.

Dalton Smith mengandalkan pertahanan rapat dan jab keras untuk mengendalikan jarak, sedangkan Puello yang bertarung dengan posisi kidal sesekali melancarkan pukulan kiri yang menyulitkan sang juara.

Smith mulai meningkatkan serangan pada ronde keempat setelah mendapat arahan dari ayah sekaligus pelatihnya, Grant Smith, agar tidak terlalu sering membuka serangan dengan tangan belakang.

Namun, Puello membalas pada ronde kelima dan mengakhiri ronde keenam dengan tekanan yang cukup efektif.

Persaingan semakin ketat memasuki tiga ronde terakhir. Smith mengalami luka di atas mata kanan pada ronde ke-10, kemudian kembali terluka di bagian pipi pada ronde ke-12 akibat pukulan kiri Puello.

Meski demikian, penantang tersebut tidak mampu memanfaatkan situasi untuk mengambil alih kendali pertandingan.

Menjelang akhir ronde terakhir, Smith mengangkat kedua tangannya dan melakukan gerakan khas Muhammad Ali ketika timnya mulai merayakan kemenangan.

Keputusan juri akhirnya mengukuhkan keberhasilan petinju berusia 29 tahun itu mempertahankan sabuknya.

Smith, yang kini memiliki rekor 20 kemenangan tanpa kekalahan dengan 14 KO, mengatakan dirinya mampu membaca ritme lawan sejak awal.

"Saya memahami ritmenya sejak awal dan merasa dia menghormati kekuatan pukulan saya," kata Smith. Ia mengakui pengalaman Puello menjadi pelajaran berharga dalam mempertahankan gelar.

Promotor Eddie Hearn berharap Smith dapat menjalani pertarungan berikutnya di Hillsborough, markas klub sepak bola Sheffield Wednesday, sekaligus membuka peluang bagi sang juara untuk menghadapi lawan-lawan yang lebih besar.

Artikel Tag: Eddie Hearn, Dalton Smith, Alberto Puello

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru