Kanal

Crawford Pilih Floyd Mayweather Jr sebagai Raja Pertahanan Tinju

Penulis: Abdi Ardiansyah
07 Jul 2026, 13:44 WIB

Floyd Mayweather Jr

Berita Tinju - Terence Crawford memberikan penilaian menarik mengenai dua legenda tinju yang dikenal memiliki kemampuan bertahan luar biasa, Floyd Mayweather Jr. dan Pernell "Sweet Pea" Whitaker. Menurut Crawford, meski sama sama dikenal sulit dipukul lawan, Mayweather tetap layak disebut sebagai pemilik pertahanan terbaik dalam sejarah olahraga tinju.

Mayweather mengakhiri karier profesionalnya dengan rekor sempurna 50 kemenangan tanpa kekalahan. Sepanjang perjalanan tersebut, ia sukses menjadi juara dunia di lima divisi berbeda dan nyaris tidak pernah berada dalam situasi berbahaya berkat kemampuan defensifnya yang luar biasa.

Sebelum era Mayweather, banyak pengamat menganggap Pernell Whitaker sebagai standar emas pertahanan dalam tinju. Mantan juara dunia empat divisi itu dikenal memiliki refleks cepat, pergerakan kepala yang lincah, serta kemampuan menghindari pukulan lawan dengan sangat efektif.

Namun, bagi Crawford, Mayweather memiliki keunggulan tersendiri yang membuatnya berada satu tingkat di atas Whitaker.

"Saya rasa Floyd memiliki pertahanan terbaik dalam sejarah tinju. Menurut saya, dia lebih baik daripada Sweet Pea karena lebih jarang terkena pukulan," kata Crawford.

Ia kemudian menjelaskan perbedaan gaya bertahan kedua legenda tersebut.

"Sweet Pea memang memiliki gerakan kepala yang lebih aktif sehingga sangat piawai menghindari pukulan dan membuat lawan meleset. Namun Floyd berbeda. Saat bertahan, dia bisa langsung membuat lawannya membayar mahal dengan counter punch, menangkap serangan, menghindar, lalu membalas dengan pukulan yang tidak terlihat datangnya. Di situlah Floyd benar benar menjadi master. Prinsipnya adalah memukul tanpa terkena pukulan."

Pendapat Crawford sejalan dengan statistik sepanjang karier Floyd Mayweather Jr. Dalam 50 pertarungan profesional, petinju berjuluk "Money" itu tidak pernah mengalami knockdown resmi dan hanya beberapa kali menerima pukulan bersih yang benar benar membahayakan.

Salah satu momen paling berbahaya terjadi saat menghadapi Shane Mosley pada 2010. Mayweather sempat diguncang pukulan kanan keras di ronde kedua, tetapi mampu memulihkan kondisi dengan cepat, menghindari tekanan berikutnya, lalu mengambil alih jalannya pertandingan hingga menang mutlak lewat keputusan juri.

Sementara itu, Whitaker tetap dikenang sebagai salah satu petinju defensif terbaik sepanjang masa. Gaya bertahannya yang mengandalkan refleks, kelincahan, dan gerakan tubuh menjadi inspirasi bagi banyak petinju generasi berikutnya, termasuk Crawford.

Sebagai petinju yang juga dikenal mampu bertarung dari posisi orthodox maupun southpaw, Crawford memiliki pemahaman mendalam mengenai aspek teknis pertahanan. Karena itu, penilaiannya terhadap Floyd Mayweather Jr dan Whitaker menjadi pandangan yang menarik dalam perdebatan mengenai siapa petinju dengan pertahanan terbaik sepanjang sejarah.

Artikel Tag: Floyd Mayweather Jr, Terence Crawford

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru