☰
Kanal
✕

Ben Whittaker Bertahan dari Gempuran Conor Wallace Jelang Akhir

Penulis: Hanif Rusli
04 Okt 2026, 20:24 WIB

Ben Whittaker (kiri) sempat menguasai sebagian besar pertarungan sebelum mendapat tekanan besar dari Wallace pada tiga ronde terakhir. (Foto: Fight TV)

Ben Whittaker mengamankan kemenangan dramatis atas Conor Wallace melalui keputusan angka mutlak dalam pertarungan di Utilita Arena, Birmingham, Sabtu (3/10).

Hasil tersebut menjadikan Whittaker penantang wajib bagi Dmitry Bivol untuk gelar kelas berat ringan IBF.

Ben Whittaker sempat menguasai sebagian besar pertarungan sebelum mendapat tekanan besar dari Wallace pada tiga ronde terakhir.

Ketiga juri tetap memberikan kemenangan kepada petinju berusia 29 tahun itu dengan skor 117-111, 116-112, dan 115-113.

Kemenangan tersebut memperpanjang rekor Whittaker menjadi 13-0-1 dengan sembilan kemenangan knockout.

Bivol, juara kelas berat ringan IBF, juga memegang sabuk Ring, WBO, dan WBA.

Namun, Whittaker justru menyatakan keinginan untuk kembali menghadapi Wallace setelah pertarungan.

Ia menilai dirinya terlalu nyaman sehingga sempat lengah dan memberi kesempatan kepada lawannya.

“Saya ingin berterima kasih kepada Wallace. Pertarungan yang hebat. Saya pikir kami harus melakukannya lagi, dan saya akan mengalahkannya dengan lebih baik,” kata Ben Whittaker.

“Kalau jujur, itu terlalu mudah. Saya sedikit kehilangan fokus dan dia mengenai saya dengan pukulan bagus. Itulah tinju. Tetapi apa yang saya lakukan? Saya bangkit dan menang.”

Whittaker mendominasi pertarungan sejak awal. Wallace, petinju kidal berusia 30 tahun asal Irlandia Utara yang kini tinggal di Australia, kesulitan menemukan celah dan lebih banyak bertahan menghadapi kecepatan serangan balik lawannya.

Wallace, yang memiliki rekor 17-2 dengan 12 KO dan menempati peringkat kedua IBF, mencoba membangun serangan melalui jab tangan kiri.

Namun, Whittaker mampu mengontrol jarak dengan jab ke kepala dan tubuh serta sesekali melepaskan pukulan kanan.

Whittaker mulai menemukan ritme pada ronde ketiga dengan hook kiri yang membuat Wallace mundur ke tali.

Ia kemudian mencetak pukulan kanan dari atas pada akhir ronde kelima dan serangan balik tajam di awal ronde keenam.

Situasi berubah pada ronde kesembilan ketika Wallace menemukan sasaran melalui straight left.

Dua pukulan bersih pada awal ronde ke-10 bahkan membuat Whittaker harus berpegangan sebelum terjatuh.

Wallace kemudian meningkatkan tekanan. Sebuah pukulan kiri keras membuat Whittaker terhuyung dan jatuh ke kanvas. Ia kembali terjatuh setelah mencoba bangkit, tetapi wasit tidak memberikan hitungan.

Pada ronde terakhir, Wallace berkali-kali mendaratkan pukulan kiri saat Whittaker tampak kelelahan dan kesulitan bertahan.

Namun, Wallace gagal memberikan pukulan penutup dan Whittaker mampu bertahan hingga bel akhir.

Artikel Tag: Dmitry Bivol, Ben Whittaker

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru