☰
Kanal
✕

Alycia Baumgardner Siap Ambil Panggung Putri setelah Era Taylor dan Serrano

Penulis: Hanif Rusli
07 Nov 2026, 21:31 WIB

Alycia Baumgardner kini bersiap naik ke kelas ringan untuk menantang juara IBF yang belum terkalahkan, Elif Nur Turhan. (Foto: Fight TV)

Alycia Baumgardner melihat peluang besar untuk menjadi salah satu bintang utama tinju putri setelah Katie Taylor dan Amanda Serrano mengumumkan rencana pensiun.

Juara dunia kelas bulu super versi WBO, IBF, dan WBA itu kini bersiap naik ke kelas ringan untuk menantang juara IBF yang belum terkalahkan, Elif Nur Turhan, di Arlington, Texas, Minggu (8/11).

Baumgardner sebelumnya menargetkan pertarungan melawan dua nama terbesar tinju putri tersebut sebagai bagian penting dari perjalanan kariernya.

 Namun, kedua rencana itu tidak terwujud. Taylor mengumumkan pensiun pada September setelah menjalani pertarungan perpisahan melawan Flora Pili di Dublin.

Sementara itu, Serrano pada 28 Oktober mengumumkan akan menjalani pertarungan terakhir melawan Skye Fallon pada Januari mendatang.

Alycia Baumgardner (18-1, 7 KO), yang berada di bawah naungan promotor Most Valuable Promotions milik Jake Paul, mengaku kecewa.

Meski demikian, dia menegaskan bahwa perjalanan kariernya tidak bergantung pada nama besar lawan yang dihadapinya.

"Saya tidak membutuhkan tongkat estafet untuk diserahkan kepada saya. Saya mengambilnya sendiri. Pertarungan tersebut memang tidak terjadi, jadi saya harus mengambil inisiatif. Saya merebut tongkat estafet itu. Sekarang, kami sedang membangun panggung untuk Alycia Baumgardner," kata petinju Amerika Serikat tersebut kepada ESPN pada akhir Oktober.

Kenaikan ke kelas ringan membuka peluang bagi Alycia Baumgardner menghadapi sejumlah petinju papan atas. Salah satunya adalah juara WBC Caroline Dubois.

Keduanya sempat terlibat adu mulut di sisi ring pada Agustus setelah Dubois mengalahkan Amelia Moore di Birmingham, Inggris.

Pilihan lainnya adalah juara WBA Stephanie Han, yang meningkatkan reputasinya melalui dua kemenangan beruntun atas Holly Holm sepanjang 2026.

Namun, tantangan pertamanya adalah Nur Turhan (14-0, 8 KO), yang dikenal sebagai salah satu petinju dengan pukulan terkeras di divisi tersebut.

Baumgardner menganggap pertarungan ini sebagai kesempatan membuktikan keberaniannya menghadapi lawan berbahaya.

"Saya menghadapi seseorang yang tidak ingin dilawan petinju lain di divisi ini. Itu menunjukkan bahwa saya bersedia mengambil tantangan dan menghadapi petinju paling berbahaya," ujarnya.

Baumgardner juga menguraikan strateginya menghadapi para juara kelas ringan.

Melawan Nur Turhan, dia berencana memanfaatkan pergerakan kaki, ketepatan waktu, dan serangan balasan untuk menghukum lawannya. Nur Turhan, menurutnya, masih memiliki kelemahan dalam pertahanan.

Untuk menghadapi Dubois yang bertarung dengan posisi kidal, Baumgardner merasa memiliki keunggulan dari sisi gaya bertarung, kecepatan, dan kemampuan membaca pertandingan.

Sementara melawan Han, dia ingin mengeksploitasi pertahanan lawannya melalui serangan ke arah tubuh.

Nur Turhan merebut gelar IBF setelah menghentikan Beatriz Ferreira pada ronde kelima pada Desember 2025 dan telah dua kali mempertahankan sabuk tersebut.

Di luar perebutan gelar, Baumgardner juga menargetkan pertarungan besar di Las Vegas serta peningkatan pendapatan.

Dia ingin menjadi salah satu atlet perempuan dengan bayaran tertinggi melalui pengembangan citra dan popularitasnya sendiri.

Artikel Tag: Amanda Serrano, Katie Taylor, Alycia Baumgardner

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru