Kanal

Tiga Ikon Arema FC Pamit: Warisan Dedikasi yang Tinggal Menggema

Penulis: Daruna Mandasari
16 Jun 2026, 20:20 WIB

Tiga Ikon Arema FC Pamit: Warisan Dedikasi yang Tinggal Menggema - sumber: (ileagueid)

Berita Liga 1 Indonesia: Gelombang Perpisahan Menghampiri Arema FC, Tiga Punggawa Singo Edan Pamit dengan Jejak Dedikasi

MALANG – Dalam upaya mempersiapkan diri menyongsong musim 2026/27, Arema FC tengah berfokus untuk memperkuat barisan pemain mereka. Namun, di tengah semangat membangun skuad yang kompetitif, Singo Edan harus melewati momen emosional ketika harus berpisah dengan beberapa pemain yang telah menjadi landasan penting dalam perjalanan tim selama beberapa musim terakhir.

Baru-baru ini, manajemen Arema FC dengan resmi mengumumkan perpisahan dengan tiga pemain andalan: Gildson Pablo de Oliveira Silva, Samuel Gideon Balinsa, dan Luiz Gustavo Tavares Conde. Ketiga sosok ini meninggalkan kenangan masing-masing, namun ada satu benang merah di antara mereka: dedikasi dan komitmen total kepada bendera Singo Edan.

Salah satu sosok yang paling dikenang adalah Gildson Pablo de Oliveira Silva. Selama dua musim mengenakan seragam Arema FC, gelandang asal Brasil ini tidak hanya menjadi pengatur tempo permainan tim, tetapi juga simbol ketegaran dalam menghadapi tantangan cedera berat. Pada musim perdananya, Pablo tampil mengesankan dengan mencatatkan 27 penampilan dan menyumbangkan tiga gol, sebuah kontribusi yang memberikan keseimbangan di lini tengah tim.

Namun, nasib tidak selalu berpihak. Cedera menghalanginya di musim berikutnya, membuatnya harus menepi sebelum akhirnya kembali pada putaran kedua kompetisi Januari 2026. Sayangnya, cedera serius pada ligamen lutut memaksanya pulang ke Brasil untuk menjalani operasi dan pemulihan lebih lanjut. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mencatat bahwa “dedikasi dan profesionalisme Pablo selama di Arema FC mencerminkan arti perjuangan seorang profesional sejati.”

Di sisi lain, Samuel Gideon Balinsa diingat sebagai pekerja senyap yang menjaga kestabilan permainan Arema FC. Gelandang asal Sorong, Papua, ini bergabung pada Mei 2023 dan sukses menjadi salah satu pilar penting di lini tengah dalam 64 penampilannya di berbagai kompetisi. Meskipun tidak diproyeksikan untuk tim musim depan, kontribusinya tetap mendapat apresiasi tinggi dari manajemen, termasuk usahanya dalam membawa tim meraih Piala Presiden 2024.

Kemudian, ada Luiz Gustavo Tavares Conde yang meski hanya semusim bersama Arema FC, mampu meninggalkan kesan mendalam. Ditandatangani pada Agustus 2025, bek asal Brasil ini segera menjadi andalan di lini pertahanan. Penampilannya sebanyak 17 kali sempat terhenti karena cedera serius yang memaksanya kembali ke Brasil untuk pemulihan. Kepergiannya menjadi kehilangan bagi Singo Edan yang harus menjaga konsistensi performa.

Saat mengomentari sumbangsih ketiganya, Yusrinal menambahkan, “Dalam waktu yang singkat, masing-masing dari mereka menunjukkan kualitas serta memberikan dampak positif bagi tim. Kami mendoakan yang terbaik untuk masa depan mereka, dan terima kasih telah menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC.”

Dengan kepergian Pablo, Balinsa, dan Luiz Gustavo, sebuah babak dalam sejarah Arema FC telah berakhir. Namun, jejak dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang mereka tinggalkan akan terus dikenang dan menjadi bagian dari perjalanan Singo Edan serta Aremania untuk waktu yang lama.

Artikel Tag: arema fc

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru