Kanal

Thomas Tuchel Puji Pertahanan Ghana Usai Tahan Imbang Inggris

Penulis: Fery Andriyansyah
24 Jun 2026, 15:30 WIB

Thomas Tuchel minta suporter Inggris tetap percaya kepada tim. (Foto: Richard Pelham/Getty Images)

Berita Piala Dunia: Thomas Tuchel mengaku terkesan dengan disiplin pertahanan Ghana setelah Inggris bermain imbang 0-0 pada Rabu (24/6/2026) dini hari WIB dalam laga Grup L Piala Dunia 2026. Meski gagal mencetak gol, Tuchel menilai timnya tetap menunjukkan banyak hal positif menjelang pertandingan terakhir fase grup.

Hasil tersebut membuat Inggris mengoleksi empat poin dari dua pertandingan dan hampir pasti lolos ke babak 32 besar. Namun, performa lini depan menjadi sorotan setelah The Three Lions gagal memanfaatkan dominasi permainan saat menghadapi Ghana di Boston.

Membahas jalannya pertandingan, Thomas Tuchel memberikan pujian kepada lawan yang menurutnya menampilkan salah satu performa bertahan terbaik yang pernah ia lihat. Ia menilai Ghana bermain dengan determinasi tinggi dan disiplin yang membuat Inggris kesulitan menemukan ruang.

"Saya memberikan respek penuh kepada Ghana. Mereka bertahan dengan determinasi yang luar biasa, disiplin yang sangat baik, dan salah satu penampilan bertahan paling fisik yang pernah saya lihat dari sebuah tim," ujar Tuchel kepada wartawan.

Masih dalam topik yang sama, pelatih asal Jerman itu merasa timnya sebenarnya memiliki cukup peluang untuk memenangkan pertandingan. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat Inggris gagal memaksimalkan dominasi yang mereka miliki sepanjang laga.

"Kami memiliki cukup banyak situasi bola mati untuk menentukan hasil pertandingan, tetapi kami tidak cukup klinis. Saya mengambil lebih banyak hal positif daripada negatif dari pertandingan ini," kata Tuchel.

Beralih ke respons suporter, Tuchel memahami apabila banyak pendukung Inggris merasa kecewa karena timnya tidak mampu mengulangi permainan menyerang yang ditunjukkan saat mengalahkan Kroasia 4-2 pada laga pembuka. Meski demikian, ia berharap kepercayaan terhadap tim tetap terjaga.

Statistik menunjukkan The Three Lions menguasai bola hingga 78,8 persen saat menghadapi Ghana. Angka tersebut menjadi penguasaan bola tertinggi oleh sebuah tim dalam pertandingan Piala Dunia sejak pencatatan data dimulai pada 1966 tanpa berhasil mencetak gol.

Mengomentari situasi tersebut, Tuchel mengatakan, "Jika satu tim mencoba bermain dan terus menyerang melawan blok pertahanan yang sangat dalam, lalu tidak menemukan ruang dan kesulitan menciptakan peluang, memang pertandingan bisa terasa sulit untuk ditonton. Kami selalu berusaha menghibur para suporter. Hari ini tidak mudah, tetapi saya berharap mereka tidak kehilangan keyakinan. Perjalanan masih panjang."

Sorotan berikutnya mengarah kepada Harry Kane yang menyia-nyiakan peluang emas pada menit ke-86. Kesempatan itu datang setelah sundulan Nico O'Reilly membentur mistar dan bola memantul tepat ke arah sang kapten, tetapi tembakannya melambung di atas gawang.

Membahas peluang tersebut, Thomas Tuchel tetap memberikan dukungan penuh kepada penyerang Bayern Munich itu. "Sembilan puluh sembilan dari seratus kali, dia akan mencetak gol dari peluang seperti itu," ujar Tuchel.

Kini Inggris akan mengalihkan fokus ke pertandingan terakhir Grup L melawan Panama yang dijadwalkan berlangsung pada Ahad (28/6/2026) dini hari WIB. Thomas Tuchel berharap timnya mampu kembali tampil tajam sekaligus mengamankan posisi terbaik sebelum memasuki babak gugur Piala Dunia 2026.

Artikel Tag: Thomas Tuchel, Inggris, Piala Dunia, Ghana, Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru