Thomas Frank Tuduh Ollie Watkins Provokasi Joao Palhinha
Aksi Ollie Watkins dikecam Thomas Frank. (Foto: Marc Atkins/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank, melontarkan tudingan kepada penyerang Aston Villa, Ollie Watkins, usai kericuhan yang terjadi setelah laga Piala FA di Tottenham Hotspur Stadium. Frank menilai Watkins bersikap “provokatif” terhadap gelandang Spurs, Joao Palhinha, setelah Villa memastikan kemenangan 2-1.
Aston Villa mengamankan tiket ke putaran keempat Piala FA berkat gol Emi Buendia dan Morgan Rogers di babak pertama, Ahad (11/1/2026) dini hari WIB. Tottenham sempat memperkecil ketertinggalan melalui Wilson Odobert setelah jeda, namun gagal menyamakan kedudukan hingga peluit akhir dibunyikan.
Hasil tersebut menjadi kemenangan kedua Aston Villa di markas Tottenham pada musim ini. Meski demikian, pertandingan berlangsung panas dan beberapa kali diwarnai tensi tinggi antar pemain. Joao Palhinha menjadi sorotan sejak awal laga setelah tekel kerasnya terhadap Boubacar Kamara membuat gelandang Villa itu harus ditarik keluar karena cedera. Situasi kembali memanas setelah laga usai, ketika Palhinha terlihat terlibat adu mulut dan gerakan fisik dengan Ollie Watkins.
Dalam rekaman yang beredar, Palhinha tampak mendekatkan kepalanya ke arah Watkins setelah sang penyerang merayakan kemenangan di depan suporter Villa. Insiden kecil tersebut memicu reaksi keras dari kubu Tottenham. Thomas Frank menilai Watkins sebagai pemicu utama situasi tersebut.
“Ini soal menjaga kepala tetap dingin. Para pemain sudah memberikan segalanya,” ujar Frank dalam konferensi pers usai laga. “Kami kalah tipis, musim juga tidak berjalan sempurna, dan Ollie sangat provokatif.”
Pelatih asal Denmark itu menambahkan bahwa perayaan Watkins dilakukan terlalu dekat dengan Palhinha, sehingga memancing emosi. “Dia sebenarnya bisa saja berjalan menjauh. Siapa pun yang pernah berada dalam situasi kompetitif tahu hal seperti itu bisa memicu reaksi,” lanjutnya.
Kericuhan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Palhinha dan bek Tottenham, Micky van de Ven, terlibat perdebatan panas dengan suporter mereka sendiri usai kekalahan 2-3 dari Bournemouth di Premier League. Ketika ditanya apakah para pemainnya perlu lebih berhati-hati dalam mengendalikan emosi, Frank mengakui pentingnya keseimbangan antara semangat dan ketenangan.
“Kami harus bermain dengan gairah. Kadang Anda bermain di batas, bahkan nyaris melewati batas,” katanya. “Saya melihat pemain-pemain dengan passion besar dan itu penting, tapi kami juga membutuhkan kepala yang dingin.”
Artikel Tag: Thomas Frank, Ollie Watkins, Tottenham, Aston Villa, Piala FA