Kanal

Thomas Christiansen Pertimbangkan Masa Depannya Bersama Panama

Penulis: Fery Andriyansyah
28 Jun 2026, 18:00 WIB

Thomas Christiansen belum putuskan masa depannya usai Panama tersingkir dari Piala Dunia 2026. (Foto: FRANCK FIFE / AFP via Getty Images)

Berita Piala Dunia: Thomas Christiansen mengakhiri perjalanan Panama di Piala Dunia 2026 setelah timnya kalah 0-2 dari Inggris pada laga terakhir Grup L yang berlangsung Ahad (28/6/2026) dini hari WIB. Hasil itu membuat tim berjuluk Los Canaleros menutup fase grup tanpa meraih poin maupun mencetak gol setelah sebelumnya kalah 0-1 dari Ghana dan Kroasia.

Panama sebenarnya beberapa kali mampu memberikan ancaman melalui serangan balik saat menghadapi Inggris. Namun, tim asuhan Thomas Christiansen gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki sehingga harus menerima kekalahan ketiga secara beruntun dan tersingkir sebagai juru kunci grup.

Usai pertandingan, Christiansen mengaku belum bisa memastikan apakah akan tetap melatih Panama. "Saya membutuhkan waktu untuk menganalisis semua yang telah terjadi selama enam tahun bersama Panama. Saya harus berbicara dengan banyak orang, terutama keluarga saya yang telah banyak berkorban karena saya sering jauh dari mereka," ujar Christiansen.

Pelatih berusia 53 tahun itu juga menilai anak asuhnya tetap menunjukkan organisasi permainan yang baik meski menghadapi lawan-lawan kuat. "Panama tampil sangat baik dalam bertahan, tetapi Anda juga harus ingat tim-tim yang kami hadapi. Hari ini sangat sulit karena Inggris memberikan tekanan yang sangat intens," kata Christiansen.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Christiansen turut mengapresiasi penampilan timnya sepanjang turnamen. "Kami berdiri dengan sangat baik di lapangan pada babak pertama dan tidak memberi mereka banyak ruang bermain di tengah. Saya bangga dengan cara tim bermain di bawah arahan saya. Kami bermain cukup baik, tetapi tidak mendapatkan poin dan juga tidak mencetak gol," jelasnya.

Masih membahas evaluasi timnya, ia menilai pengalaman menghadapi lawan-lawan berkualitas akan menjadi bekal penting bagi Panama. "Jika kami bisa memainkan pertandingan dengan intensitas seperti ini setiap bulan, tentu kami akan berkembang. Kami berharap bisa meraih poin di turnamen ini, tetapi itu tidak terwujud. Yang terpenting sekarang adalah bangkit dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya," tutup Christiansen.

Selama enam tahun menangani Panama, Thomas Christiansen memimpin tim dalam 94 pertandingan dengan catatan 45 kemenangan dan 27 kekalahan. Meski Piala Dunia 2026 berakhir mengecewakan, ia berhasil membawa Los Canaleros bersaing di level tertinggi sepak bola internasional dalam beberapa tahun terakhir.

Artikel Tag: Piala Dunia, Panama, Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru