Terpuruk di MotoGP Aragon, Francesco Bagnaia Akui Belum Sembuh Total
Francesco Bagnaia
Berita MotoGP - Francesco Bagnaia belum sepenuhnya kembali ke kondisi terbaik setelah menjalani operasi pada lengan kanannya saat jeda musim panas MotoGP 2026. Pembalap Ducati itu mengakui masih kesulitan tampil maksimal saat hadapi MotoGP Aragon.
Francesco Bagnaia menghadapi tantangan lain menjelang MotoGP Aragon 2026. Bagnaia mengaku masih merasakan dampak dari operasi pada lengan kanannya yang dilakukan saat jeda musim panas. Kondisi itu membuat Bagnaia belum bisa tampil dengan kemampuan terbaiknya di atas Ducati Desmosedici GP26.
Bagnaia menjalani prosedur medis untuk mengatasi arm pump atau nyeri pada bagian lengan bawah, masalah yang cukup umum dialami pembalap motor. Menariknya, pembalap asal Italia tersebut mengungkapkan bahwa ia belum pernah mengalami masalah serupa sepanjang kariernya sebelum menghadapi kendala tersebut bersama Ducati.
Setelah kembali beraksi pada MotoGP Inggris di Silverstone, kondisi Bagnaia memang belum terlihat optimal. Ia gagal mencetak poin pada akhir pekan tersebut. Bagnaia hanya finis di posisi ke-17 dalam Sprint Race sebelum mengalami kecelakaan pada lap ketujuh balapan utama.
Menjelang MotoGP Aragon, juara dunia dua kali itu berharap kondisi sirkuit bisa sedikit membantunya. MotorLand Aragon memiliki lebih banyak tikungan ke kiri sehingga beban pada lengan kanannya diharapkan tidak terlalu besar.
"Saya berharap hasil yang lebih baik setelah jeda terakhir ini, tetapi masih ada bagian dari diri saya yang belum bisa bekerja maksimal," ujar Bagnaia kepada para jurnalis, dikutip dari Motorsport.com.
"Kekuatan di lengan saya sebenarnya cukup banyak, tetapi saya masih kesulitan untuk mendorong. Namun, itu bukan sesuatu yang tidak bisa diatasi dengan obat pereda nyeri. Selain itu, ini adalah sirkuit dengan banyak tikungan kiri, jadi seharusnya tidak menimbulkan terlalu banyak masalah."
Bagnaia juga menyinggung absennya kepala kru sekaligus teknisi seniornya, Cristian Gabarrini, pada MotoGP Inggris. Menurutnya, situasi tersebut semakin menyulitkan dirinya yang sedang berusaha menemukan kembali performa terbaik.
"Saya sudah melupakannya. Bahkan, saya tidak terlalu memikirkannya karena itu memang akhir pekan yang sangat buruk, antara cedera tangan dan Cristian yang tidak berada di sana."
"Sudah ada beberapa kesulitan sebelumnya, dan tidak adanya kepala teknisi tentu tidak membantu. Kali ini dia sudah bersama kami, jadi kami bisa bekerja dengan lebih baik."
Francesco Bagnaia terbukti masih kesulitan di Aragon usai gagal langsung lolos ke Q2 kualifikasi lantaran hanya menempati peringkat ke-13 dalam sesi Practice.
Kini Bagnaia harus segera menemukan solusi di Aragon. Terlebih, Marc Marquez diprediksi kembali menjadi salah satu kandidat terkuat untuk memenangkan balapan di sirkuit yang menjadi salah satu favoritnya tersebut.
Artikel Tag: Ducati, Francesco Bagnaia, motogp aragon