Terkait Emosi, Ini Saran Jimmy Connors Terhadap Holger Rune
Holger Rune di ATP Finals, Turin musim 2023 [image: atp tour]
Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 1 dunia, Jimmy Connors telah menyarankan Holger Rune agar tidak pernah meminta maaf untuk menunjukkan emosi.
Petenis berusia 20 tahun dikritik oleh beberapa penggemar di media sosial, khususnya karena menunjukkan terlalu banyak emosi selama pertandingan. Connors yang memenangkan delapan gelar Grand Slam di sepanjang kariernya, baru-baru ini mengungkapkan saran yang ditujukan kepada petenis berkebangsaan Denmark agar tidak pernah meminta maaf karena menunjukkan emosi.
“Saya akan mengatakan ini, tidak pernah meminta maaf untuk tidak menunjukkan emosi dan menjadi petenis yang emosional. Anda tahu, saya selalu merasa bahwa saya menggunakan emosi itu untuk membantu saya memotivasi diri,” ungkap mantan petenis berusia 71 tahun, Connors.
“Selama anda emosional, seperti teman saya Ilie Nastase, ia akan merasa emosional, tetapi ia masih emosional lima game selanjutnya. Hal itu tidak berhasil. Saya merasa sangat enerjik dan ketika anda bermain dengan banyak energi, anda kadang-kadang memperlihatkan terlalu banyak emosi, tetapi sekali lagi, itu bagian dari permainan ini.”
Sementara itu, mantan petenis peringkat 1 dunia yang lain, Caroline Wozniacki berharap kebangkitan rekan senegaranya sekaligus petenis peringkat 8 dunia, Rune akan memicu era keemasan bagi dunia tenis di Denmark.
Untuk waktu yang cukup lama, Wozniacki yang telah mengantongi satu gelar Grand Slam telah membawa misi tersebut bagi dunia tenis Denmark, tetapi sejak cahayanya memudar, petenis berusia 20 tahun dengan cepat muncul sebagai bintang tenis muda yang menjanjikan di turnamen ATP.
“Datang dari negara kecil yang tidak memiliki tradisi tenis di masa lalu dan mampu melakukan hal yang telah saya lakukan, lalu kini melihat peetenis muda lain yang datang dari negara saya, itu cukup istimewa,” tutur Wozniacki.
“Saya harap itu akan menjadi awal tradisi tenis lain dari Denmark dan kita akan melihat lebih banyak anak-anak muda yang akan bermain dengan luar biasa dari Denmark.”
Rune menyelesaikan musim 2023 dengn memenangkan satu gelar di Munich. Selain itu, ia menjadi runner up di turnamen Masters 1000 yang digelar di Monte Carlo dan Roma. Sementara pencapaian terbaiknya di Grand Slam musim ini adalah melenggang ke perempatfinal di French Open dan Wimbledon dan untuk kali pertama dalam kariernya, ia berhasil menjadi salah satu kompetitor di ATP Finals, Turin, meskipun ia tidak lolos dari fase grup.
Artikel Tag: Tenis, Caroline Wozniacki, Holger Rune