Kanal

Terbiasa di Eropa, Barba Tidak Canggung Tampil Larut Malam

Penulis: M. Aldi
04 Mar 2026, 20:50 WIB

Bek Persib, Federico Barba

Berita Super League Indonesia: Proses adaptasi di Indonesia cepat dijalani oleh Federico Barba. Bek asal Italia ini tidak mengalami kendala berarti, termasuk soal melahap agenda di bulan Ramadan ini.

Pemain 32 tahun ini direkrut Persib di awal musim 2025/2026. Dari segi permainan, dia cepat menyatu dengan tim dan menjelma sebagai pilar penting di barisan belakang untuk membuat klub sulit kebobolan.

Dia juga tidak kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan jadwal pertandingan yang kini kerap digelar malam hari. Mengingat Indonesia merupakan negara dengan mayoritas masyarakat Muslim dan berpuasa.

Kondisi ini membuat waktu latihan dan pertandingan dilaksanakan lebih malam dari biasanya, yaitu di pukul 20.20. Barba menilai, situasi tersebut bukan hal asing baginya karena selama berkarir di Eropa, jadwal pertandingan juga sangat fleksibel.

"Sejujurnya ini tidak begitu asing karena di Eropa, kalian bisa melihat di televisi, kami bisa bermain kapan saja. Kami bisa saja bermain pada pagi hari, jam 12, jam 12.30, atau bahkan malam hari," terang dia saat diwawancara, Rabu (4/3).

Dirinya mengatakan perbedaan waktu di pertandingan bukan persoalan besar. Barba dan tim hanya perlu menyesuaikan jadwal latihan agar ritme dan kondisi fisik tetap optimal selama beraktivitas berat.

Dia pun menegaskan bahwa fokus utamanya itu tetap pada persiapan teknis maupun taktik, terlepas dari kapan pertandingan digelar. Proses adaptasinya pun berjalan baik dan siap memberi kontribusi maksimal bagi Persib.

"Jadi bagi saya itu sama saja dan kami hanya perlu mengubah waktu latihan, beradaptasi, atau seperti sekarang, kami menggelar latihan di waktu yang sama dengan jadwal pertandingan. Jadi bagi saya tak ada yang berubah," pungkasnya.

Artikel Tag: Persib, Federico Barba, Super League

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru