Kanal

Teofimo Lopez Incar Duel Unifikasi setelah Tantang Rolando Romero

Penulis: Abdi Ardiansyah
26 Jul 2026, 19:40 WIB

Teofimo Lopez

Berita Tinju - Teofimo Lopez telah menetapkan target besar jelang debutnya di kelas welter. Petinju asal Amerika Serikat itu akan menantang juara dunia WBA Super, Rolando Romero, pada 22 Agustus di T Mobile Arena, Las Vegas, dengan misi merebut gelar dunia di divisi ketiga sepanjang karier profesionalnya.

Lopez datang ke laga ini setelah kehilangan sabuk juara dunia WBO kelas welter junior usai kalah angka mutlak dari Shakur Stevenson pada Januari lalu. Meski demikian, mantan juara dunia kelas ringan dan welter junior tersebut memilih segera naik kelas untuk membuka lembaran baru.

Sebelumnya, Lopez mencatat kemenangan penting atas Vasiliy Lomachenko yang membuatnya menjadi juara dunia kelas ringan, sebelum kembali mencetak prestasi dengan mengalahkan Josh Taylor untuk merebut gelar di kelas welter junior.

Menghadapi Romero, Lopez menilai lawannya memiliki gaya bertarung yang sulit diprediksi. Menurutnya, keunikan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Romero mampu mengalahkan Ryan Garcia pada pertarungan sebelumnya.

"Seorang juara sejati harus bisa beradaptasi dengan situasi apa pun. Rolly berkembang cukup pesat dan gaya bertarungnya sangat tidak biasa. Dia melepaskan pukulan dari sudut yang sulit ditebak dan itu membuatnya menjadi lawan yang berbahaya," ujar Lopez kepada Ring Magazine.

Ia juga menilai kemenangan Romero atas Garcia menjadi modal kepercayaan diri yang sangat besar menjelang duel mereka.

"Kemenangan terakhirnya memberikan momentum positif. Saya yakin dia akan datang dengan rasa percaya diri yang tinggi," katanya.

Meski memberikan respek kepada Romero, Teofimo Lopez sudah memiliki rencana jangka panjang apabila berhasil merebut sabuk WBA. Petinju berusia 28 tahun itu berharap dapat menghadapi pemenang pertarungan Ryan Garcia melawan Conor Benn yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

Garcia akan mempertahankan gelar juara dunia WBC kelas welter dalam laga tersebut. Jika Garcia mampu menang dan Lopez sukses mengalahkan Romero, peluang duel unifikasi diperkirakan akan terbuka lebar.

"Dari sisi kami, target berikutnya adalah menghadapi pemenang pertarungan Conor Benn melawan Ryan Garcia. Itulah arah yang ingin kami tuju," kata Lopez.

Ia menegaskan ambisinya bukan sekadar menjadi juara dunia di tiga divisi, tetapi juga menyatukan seluruh sabuk juara di kelas welter.

"Saya datang ke kelas 147 pon untuk mengambil alih divisi ini. Target saya menjadi juara dunia tak terbantahkan sekaligus kembali menyandang status juara lineal," ujar Lopez.

Apabila rencana tersebut berjalan sesuai harapan, Teofimo Lopez berpeluang kembali menjadi salah satu wajah utama dunia tinju dengan peluang menciptakan sejarah sebagai juara dunia lineal di tiga divisi berbeda.

Artikel Tag: WBA, WBC, Kelas Welter Junior, Kelas Ringan, kelas welter, Teofimo Lopez, Ryan Garcia, conor benn, Rolando Romero

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru