Tembus Perempatfinal Di Roma, Jannik Sinner Kembali Masuk Klub Elit
Jannik Sinner [image: getty images]
Berita Tenis: Jannik Sinner menyamai rekor Novak Djokovic untuk rekor kemenangan beruntun terpanjang dalam sejarah turnamen Masters 1000.
Petenis peringkat 1 dunia terus melaju di Roma, di mana ia dengan mudah mengalahkan rekan senegaranya, Andrea Pellegrino dengan 6-2, 6-3 di babak keempat Italian Open, yang menjadi kemenangan beruntun ke-31 sang petenis di turnamen Masters 1000, pencapaian yang menyamai rekor petenis berkebangsaan Serbia, Djokovic
"Saya sangat senang dengan hasilnya. Saya sangat senang untuknya. Kami bermain tujuh musim lalu di lapangan yang lebih kecil dan itu menyenangkan," ungkap Sinner, merujuk pada kemenangannya melawan Pellegrino di turnamen ITF Men's World Tennis Tour pada musim 2019.
"Dari sudut pandang Italia, sungguh luar biasa ada begitu banyak petenis Italia di babak 16 besar. Itu adalah pertandingan yang impresif untuk kami berdua."
Petenis unggulan kedua akan berusaha untuk bergabung dengan Djokovic di Roma sebagai petenis kedua yang menyelesaikan Career Golden Masters, yaitu memenangkan kesembilan turnamen Masters 1000 sejak turnamen format tersebut dimulai pada musim 1990.
Petenis berusia 24 tahun hampir tidak terkalahkan selama enam bulan terakhir dan pekan lalu mencetak sejarah di Madrid dengan menjadi petenis pertama yang memenangkan lima gelar Masters berturut-turut, setelah ia memenangkan gelar di Paris, Indian Wells, Miami, dan Monte Carlo.
Terakhir kali petenis berkebangsaan Italia kalah di turnamen level tersebut terjadi pada bulan Oktober musim lalu, ketika ia mengundurkan diri selama babak ketiga melawan petenis berkebangsaan Belanda, Tallon Griekspoor di Shanghai.
Petenis unggulan pertama membuat Pellegrino kewalahan dalam pertemuan pertama mereka dan terus memadukan variasi permainan dengan pukulan yang akurat dari area baseline.
Juara ATP Finals musim 2025 melancarkan sejumlah pukulan dropshot yang efektif untuk mengungguli Pellegrino, yang berdiri jauh di belakang garis baseline, sementara ia dominan dalam pengembalian bola, termasuk mematahkan servis rekan senegaranya sebanyak empat kali.
Kemenangan di babak keempat Italian Open yang diperjuangkan selama 1 satu jam 30 menit juga meningkatkan rekor sempurna petenis peringkat 1 dunia melawan rekan senegaranya menjadi 19-0.
Pellegrino berkompetisi di turnamen Masters 1000 untuk kali pertama. Petenis berusia 29 tahun yang mengalahkan Frances Tiafoe di babak ketiga, meninggalkan Roma dengan naik 32 peringkat ke peringkat 123 dunia.
Menantikan Sinner di perempatfinal Italian Open adalah petenis unggulan ke-12, Andrey Rublev yang melumpuhkan petenis berkebangsaan Georgia, Nikoloz Basilashvili dengan 6-3, 6-7, 6-2.
Petenis berkebangsaan Italia mendominasi head to head mereka dengan 7-3, termasuk memenangkan pertemuan terakhir mereka di French Open musim 2025.
Artikel Tag: Italian Open, Andrey Rublev, Jannik Sinner