Tanggapan Casper Ruud Terkait Potensi Hadapi Jannik Sinner Di Roma
Casper Ruud [image: getty images]
Berita Tenis: Casper Ruud mengamankan satu tempat di final Italian Open, Roma musim 2026, tetapi ia masih harus menunggu satu hari lagi untuk mengetahui siapa yang akan ia hadapi di final.
Semifinal Italian Open kedua antara Jannik Sinner dan Daniil Medvedev terpaksa ditunda karena hujan ketika petenis peringkat 1 dunia unggul 6-2, 5-7, 4-2.
Jika petenis tuan rumah, Sinner melenggang, maka petenis berkebangsaan Norwegia akan menghadapinya di Roma untuk kali kedua secara beruntun. Kedua petenis bertemu di perempatfinal musim lalu yang dimenangkan petenis peringkat 1 dunia dengan hanya kehilangan satu game saja.
Petenis unggulan ke-23 mengetahui bahwa potensi bertemu Sinner di final akan membutuhkan level permainan yang lebih tinggi jika ia ingin menghentikan upaya petenis tuan rumah untuk menorehkan Carrer Golden Masters (memenangkan kesembilan gelar Masters).
“Saya hanya akan berusaha memandangnya seperti pertandingan lain,” ungkap Ruud. “Berusaha untuk tidak memikirkan gelombang besar di hadapan saya, dengan semua momentum yang ia bangun, semua kepercayaan diri, dan rekor yang ia bangun maupun pecahkan.”
“Pada akhirnya, ia manusia. Saya harus berusaha berpikir seperti itu sebanyak mungkin. Musim lalu, saya dibuat tidak berdaya olehnya. Kami akan mengingkatnya. Saya harap kali ini tidak seperti itu. Saya akan berusaha bertahan di lapangan saya, tetap fokus dengan hal-hal yang saya lakukan dengan baik. Saya tahu bahwa bertanding melawannya, anda harus meningkatkan level permainan anda dua atau tiga kali untuk bertahan menghadapinya.”
Sementara petenis berusia 27 tahun bertekad untuk menghadapi tantangan tersebut, ia juga tetap realistis tentang kesenjangan antara Sinner dan Carlos Alcaraz dibandingkan petenis lain, termasuk dirinya.
“Saya merupakan salah satu petenis yang nama saya menjadi bahak diskusi selama beberapa musim. Saya tidak mampu merealisasikannya. Saya kalah dari petenis lain. Lalu anda mendapati Jannik dan Carlos, yang telah menjadi petenis luar biasa seperti sekarang ini,” tutur Ruud.
“Kadang-kadang, saya bisa berada di rumah dan berharap itu saya, bukan mereka. Pada waktu yang sama, saya realistis dan berpikir bahwa mereka memiliki sesuatu yang istimewa dalam diri mereka. Mereka juga berlatih sangat, sangat keras. Bukan hanya karena mereka berbakat atau ini atau itu, sehingga mereka begitu hebat, mereka juga berlatih dengan sangat keras.”
Alih-alih berkecil hati dengan kesenjangan tersebut, Ruud akan fokus untuk membangun kembali level permainan yang pernah membantunya naik ke peringkat 2 dunia. Sambil tetap memperhatikan para pesaingnya, petenis peringkat 25 dunia secara bertahap berupaya kembali ke performa terbaiknya pada musim ini.
Artikel Tag: Italian Open, Casper Ruud, Jannik Sinner