Roman Andres Burruchaga Tutup Perjalanan Stan Wawrinka Di Estoril
Roman Andres Burruchaga [image: tennis tv]
Berita Tenis: Stan Wawrinka mengancam akan melakukan comeback luar biasa di Estoril Open musim 2026, tetapi Roman Andres Burruchaga memiliki ide lain.
Petenis berkebangsaan Argentina tetap tenang dan mengamankan kemenangan 6-4, 4-6, 6-3 atas petenis berusia 41 tahun, Wawrinka di babak pertama Estoril Open.
Ketika petenis veteran Swiss melepaskan pukulan backhand satu tangan ciri khasnya menyusuri garis lapangan untuk menyelamatkan peluang match point ketiga, harapan sempat muncul bahwa kariernya di turnamen ATP clay-court mungkin belum berakhir.
Namun, petenis yang mengoleksi tiga gelar Grand Slam dan berkompetisi di musim terakhir dalam kariernya, tidak mampu menahan peluang match point keempat ketika Andres Burruchaga menyelesaikan kemenangan dalam waktu 2 jam 28 menit.
Setelah pertandingan tersebut, Direktur Turnamen, Joao Zilhao memberikan hadiah kenang-kenangan kepada mantan petenis peringkat 3 dunia, sebuah cetakan yang menandai penampilan terakhir legenda Swiss tersebut di Estoril, yang juga merupakan turnamen ATP clayu-court terakhir dalam kariernya.
“Saya tumbuh besar di clay-court. Saya tumbuh besar berlatih di clay-court dan menonton turnamen clay-court, jadi clay-court selalu istimewa bagi saya,” ungkap Wawrinka, yang mencatatkan 202-124 di turnamen ATP clay-court.
Dengan kemenangan dalam pertemuan pertama mereka, Andres Burruchaga kini melaju ke babak kedua untuk menghadapi petenis tuan rumah, Nuno Borges, yang sebelumnya memulai kampanye kandangnya dengan kemenangan 6-3, 6-3 atas qualifier asal Brazil, Orlando Luz.
Petenis unggulan kelima, Borges menjadi petenis berkebangsaan Portugal kedua yang mencatat lima kemenangan pertandingan di Estoril, bergabung dengan Joao Sousa (7).
Petenis berkebangsaan Spanyol, Pablo Carreno Busta, yang memenangkan gelar Estoril Open musim 2017, juga memulai turnamen tersebut dengan baik setelah ia memetik kemenangan 6-1, 6-3 atas petenis berkebangsaan Lithuania, Vilius Gaubas. Mantan petenis peringkat 10 dunia selanjutnya akan menghadapi petenis berkebangsaan Prancis, Luca Van Assche di babak kedua.
Sementara dua petenis yang lolos melalui jalur lucky loser juga memanfaatkan kesempatan kedua mereka. Petenis berkebangsaan Prancis, Kyrian Jacquet bangkit dan mengalahkan juara di Umag pekan lalu, Daniel Merida dengan 1-6, 6-1, 7-5 dan akan menjadi lawan petenis unggulan keempat, Alexander Blockx.
Lucky loser asal Kazakhstan, Timofey Skatov mengandaskan petenis berkebangsaan Belanda, Jesper De Jong dengan 1-6, 6-4, 6-3 untuk memastikan pertemuan di babak kedua melawan petenis unggulan pertama sekaligus juara di Bastad pekan lalu, Andrey Rublev.
Artikel Tag: Stan Wawrinka, Estoril Open