Kanal

Pandangan Alexander Zverev Terkait Kekalahan Beruntun Dari Jannik Sinner

Penulis: Dian Megane
12 Apr 2026, 18:29 WIB

Alexander Zverev [image: Chryslène Caillaud / PeNewz]

Berita Tenis: Alexander Zverev kembali menjadi korban keganasan Jannik Sinner setelah ia kalah dengan cukup telak di semifinal Monte Carlo Open musim 2026.

Pertemuan tersebut merupakan pertemuan ketiga di antara kedua petenis pada musim 2026 dan untuk kali ketiga ia kandas di tangan petenis berkebangsaan Italia, Sinner.

Pertandingan tersebut sama sekali tidak cocok untuk petenis berusia 28 tahun. Sepertinya, terlepas dari permukaan atau kondisi lapangan, ia tidak bisa menemukan jalan untuk menggoyahkan konsistensi sempurna petenis peringkat 2 dunia.

“Saat ini, Jannik adalah petenis paling tangguh yang saya hadapi,” aku Zverev.

Rivalitas mereka tentu mendukung anggapan tersebut, dengan performa teranyar semakin memperkuat keunggulan petenis berkebangsaan Italia yang kini telah memenangkan ketiga pertemuan mereka pada musim ini dengan ketiga pertemuan berlangsung di semifinal.

“Ketika anda tidak bermain dengan level terbaik anda melawannya, anda tidak memiliki peluang apa pun. Itu seperti bermain melawan tembok karena ia tidak memberi anda celah maupun peluang,” ungkap Zverev.

Petenis berkebangsaan Jerman tentu ingin menemukan cara untuk membalikkan keadaan dalam rivalitas mereka, mempertimbangkan performanya belakangan ini melawan Sinner. Lagipula, ia telah kalah di delapan pertemuan terakhir mereka, dengan head to head mereka kini menguntungkan petenis berkebangsaan Italia.

Juara Miami Open musim 2026 telah memenangkan sembilan dari 13 pertemuan mereka dan sulit membayangkan ia kalah lagi dalam waktu dekat, mengingat perkembangan kedua bintang tenis tersebut saat ini.

Juara ATP Finals musim 2021 telah melakukan perubahan yang disadari pada permainannya akhir-akhir ini, dalam upaya untuk menjadi lebih agresif. Tetapi akan membutuhkan waktu sebelum perubahan kunci tersebut membuahkan hasil, terutama menghadapi petenis-petenis terbaik dunia.

Namun, menginjak usia 28 tahun dan dengan Sinner dan Carlos Alcaraz yang tampaknya semakin membaik, waktu semakin sempit bagi Zverev yang telah tiga kali menjadi runner up Grand Slam untuk meraih tujuan utamanya.

Sementara itu, Sinner akan berduel melawan petenis peringkat 1 dunia, Carlos Alcaraz di final Monte Carlo Open, dengan petenis berkebangsaan Spanyol unggul dalam head to head mereka dengan 10-6. Pertemuan tersebut akan menjadi pertemuan pertama mereka pada musim 2026 sekaligus pertemuan pertama mereka sejak petenis berkebangsaan Italia mengalahkannya di partai puncak ATP Finals musim 2025.

Artikel Tag: alexander zverev, Monte Carlo Open, Jannik Sinner

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru