Novak Djokovic Akhiri Ketidakpastian Tentang Cincinnati
Novak Djokovic [image: AP]
Berita Tenis: Tidak mengherankan jika petenis berkebangsaan Serbia, Novak Djokovic mengambil istirahat singkat setelah kampanye Wimbledon musim 2026 yang melelahkan.
Mantan petenis peringkat 1 dunia telah menjauh dari ajang kompetitif untuk beberapa waktu setelah berkompetisi di Australian Open dan French Open. Di tengah spekulasi penggemar tentang kembalinya sang petenis ke hard-court, ia sendiri kini telah meyakinkan mereka dengan sebuah konfirmasi.
Petenis berusia 39 tahun bermain di Cincinnati Open, yang dijadwalkan akan dimulai pada 13 Agustus mendatang. Itu akan menjadi penampilan pertamanya di turnamen Masters 1000 sejak musim 2023. Ia mengkonfirmasi partisipasinya dalam turnamen tersebut melalui pesan khusus.
“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa saya akan datang ke Cincinnati Open,” ungkap Djokovic dalam sebuah pernyataan.
“Ini pertama kalinya sejak musim 2023, ketika saya memainkan salah satu final terbaik dari tiga set di turnamen Masters 1000 dalam karier saya. Saya tidak sabar untuk kembali dan tampil di hadapan anda. Saya sangat bersemangat untuk bertemu semua penggemar. Penggemar tenis di seluruh dunia akan hadir di turnamen itu. Sampai jumpa.”
Pertandingan yang dimaksud petenis peringkat 5 dunia adalah final antara dirinya melawan Carlos Alcaraz. Dalam salah satu pertandingan terbaik musim tersebut, ia mengalahkan petenis berkebangsaan Spanyol dengan 5-7, 7-6, 7-6 untuk merebut gelar ketiganya di Cincinnati.
Petenis peringkat 5 dunia memang memiliki rekor cemerlang di Cincinnati Open. Saat ini ia memiliki rekor menang-kalah 45-12 di turnamen Masters 1000 tersebut, termasuk melakoni delapan final. Yang perlu diperhatikan, ia telah kalah di lima final turnamen tersebut sebelum meraih kemenangan pertamanya pada musim 2018.
Ia mengalahkan Roger Federer di final untuk meraih gelar pertamanya di Cincinnati dan gelar itulah yang menjadikannya petenis pertama dalam sejarah yang menyelesaikan Career Golden Masters, memenangkan kesembilan turnamen Masters 1000. Jadi, tidak salah jika dikatakan bahwa turnamen tersebut memiliki tempat khusus di hati sang bintang tenis.
Dengan US Open yang sudah di depan mata, petenis berusia 39 tahun tentu ingin berlatih sebanyak mungkin di hard-court. Cincinnati Open akan memberikan sang petenis kesempatan ideal untuk mendapatkan kembali ritme dan ketenangannya. Belum lagi, ia juga akan berkesempatan bertanding melawan sejumlah petenis terbaik dunia, karena sebagian besar dari mereka diperkirakan akan berkompetisi di turnamen Masters 1000 tersebut.
Djokovic memiliki kesempatan untuk bermain di dua turnamen Masters 1000 sebelum US Open. Tetapi, secara mengejutkan ia melewatkan salah satu turnamen tersebut meskipun namanya tercantum dalam daftar peserta awal, yaitu Canadian Open yang tidak ia lakoni sejak musim 2015.
Artikel Tag: Novak Djokovic, US Open, Cincinnati Open, Carlos Alcaraz