Kei Nishikori Ungkap Kondisi Mental Usai Kemalangan Brutal Pada Musim 2023
Kei Nishikori ketika beraksi di Atlanta musim 2023 [image: Atlanta Open]
Berita Tenis: Kei Nishikori mengklaim bahwa ia telah menerima situasi dirinya saat ini dan mengungkap bahwa motivasinya tetap sama meskipun akhir musim 2023 yang brutal.
Petenis berkebangsaan Jepang yang absen selama 20 bulan dari turnamen ATP, kembali beraksi ke dunia tenis profesional di ajang Challenger pada bulan Juni 2023.
Setelah tampil di ajang Challenger dan satu turnamen ATP, petenis berkebangsaan Jepang mulai mengalami kendala pada lutut. Setelah baru satu bulan setengah kembali berkompetisi, ia menemukan dirinya sekali lagi menepi dari lapangan karena ia tidak melakoni satu turnamen pun di sisa musim 2023 setelah mengalami cedera lutut di Atlanta pada akhir Juli lalu.
“Musim ini adalah musim yang berat, tetapi motivasi saya belum menghilang. Saya merasa saya menerima semua hal yang terjadi dan mengatasinya dengan baik, dan saya lebih banya berjuang daripada kesulitan,” aku Nishikori kepada media Jepang.
“Target saya untuk musim yang akan datang adalah bermain di Grand Slam lagi dan bermain di sepanjang musim.”
Awal bulan ini, mantan petenis peringkat 4 dunia mengindikasikan bahwa ia mungkin terpaksa melewatkan Grand Slam pertama musim 2024, Australian Open di Melbourne.
“Saya pikir saya tidak akan siap tepat waktu untuk Australian Open. Kini target saya adalah melakoni ajang Challenger di AS, lalu bermain di Indian Wells atau Miami,” tutur Nishikori kepada Sports Hochi beberapa hari lalu.
Petenis berusia 33 tahun yang absen dari turnamen ATP hampir selama dua musim penuh sebelum kembali berkompetisi pada bulan Juni 2023, memenangkan gelar ajang Challenger yang digelar di Palmas del Mar, turnamen pertamanya ketika ia kembali berkompetisi pada musim 2023, tetapi kemalangan kembali menghantui sang petenis.
“Pada bulan Juni, saya kembali untuk kali pertama setelah beberapa waktu dan melakoni beberapa turnamen, mulai merasa lebih baik,” ujar Nishikori pada bulan Oktober.
“Lalu lutut saya mulai semakin memburuk dan di sinilah saya. Saya harus mundur dari semua turnamen, US Open yang benar-benar saya nantikan, lalu Japan Open dan sejumlah ajang Challenger di Jepang, itu benar-benar menyakitkan. Ini masalah tubuh saya sendiri, saya tahu saya tidak bisa membuat alasan, tetapi tetap saja saya merasa seperti, ‘Hei kenapa kau tidak mengizinkan saya melakoni pertandingan, sudah cukup, ini sudah waktunya’.”
Artikel Tag: Tenis, Kei Nishikori