Juara Bertahan, Amanda Anisimova Renungkan Kemenangan Di Doha Musim 2025
Amanda Anisimova [image: jimmie48|WTA]
Berita Tenis: Qatar Open musim 2025 di Doha merupakan kemenangan penuh pernyataan dari petenis AS, Amanda Anisimova saat itu dalam kariernya.
Kemenangan gelar Qatar Open menandai gelar ketiga dalam karier petenis berusia 24 tahun sekaligus gelar turnamen WTA level 1000 pertama dalam kariernya. Saat itu menghuni peringkat 41 dunia, kemenangan memukau di Doha menjadi awal gemilang musim 2025 bagi sang petenis yang kemudian melenggang ke dua final Grand Slam secara beruntun (Wimbledon dan US Open) dan memenangkan gelar turnamen WTA level 1000 kedua dalam kariernya di Beijing.
Kini, petenis peringkat 4 dunia kembali ke Doha untuk mempertahankan gelar Qatar Open dan kali ini ia tampil sebagai petenis unggulan ketiga. Mendapatkan bye di babak pertama, ia akan berhadapan petenis berkebangsaan Ceko yang pernah menghuni peringkat 1 dunia, Karolina Pliskova di babak kedua.
“Saya bisa mengatakan bahwa saya masih orang yang sama, petenis yang sama untuk sebagian besar, hanya tentu saja saya memiliki tambahan banyak pengalaman dari musim lalu. Saya akan mengatakan bahwa saya berada di tempat dan pola pikir yang hampir sama seperti musim lalu,” ungkap Anisimova.
“Saya merasa seperti saya berada di posisi yang benar-benar baik ketika saya tiba di sini musim lalu. Saya juga belajar banyak hal dan saya melakoni banyak pertandingan luar biasa yang sangat membantu saya dalam mempersiapkan diri menghadapi turnamen ini.”
Petenis AS tiba di Qatar Open setelah melakoni perempatfinal Australian Open, kali pertama ia melangkan sejauh itu di Grand Slam tersebut, meskipun ia akhirnya kalah dua set langsung dari rekan senegaranya, Jessica Pegula.
Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa ia merasa gembira dengan penampilan di Melbourne dan menambahkan bahwa ia mampu melihat hal-hal yang telah ia latih berhasil diterapkan.
Di Qatar Open musim lalu, petenis AS tampil memukau dengan memenangkan empat dari lima pertandingan dengan dua set langsung. Perempatfinal melawan Marta Kostyuk menjadi tes terbesarnya, tetapi ia mampu bangkit dan menang dengan tiga set.
“Sungguh luar biasa bagi saya memenangkan gelar ini musim lalu,” aku Anisimova. “Saya merasa itu memberi saya suntikan kepercayaan diri bahwa saya mampu melakukannya dan mampu melakoni pertandingan besar. Saya merasa itu pekan yang sangat menguras energi fisik bagi saya, lalu mampu melaluinya dan sampai ke garis finis adalah hal yang sangat istimewa dan penting bagi saya dalam perkembangan saya sebagai petenis di sepanjang musim lalu.”
“Saya selalu bisa mengingat hal itu di saat-saat penuh keraguan yang saya alami atau hanya ketika saya membutuhkan sedikit dorongan untuk mengingkatkan diri sendiri tentang apa yang mampu saya lakukan. Saya merasa memenangkan gelar ini adalah kenangan yang sangat baik untuk itu.”
Artikel Tag: australian open, qatar open, Amanda Anisimova