Kanal

Jelang Madrid Open, Paula Badosa Ungkap Perjuangan Temukan Performa Terbaik

Penulis: Dian Megane
20 Apr 2026, 20:42 WIB

Paula Badosa [image: imago]

Berita Tenis: Para penonton di Madrid Open musim 2026 memikul Paula Badosa di pundak mereka dan petenis tuan rumah akan mengandalkan dukungan mereka lebih dari sebelumnya.

Mantan petenis peringkat 2 dunia Badosa memasuki turnamen kandang, Madrid Open yang berlangsung pada 20 April – 3 Mei, setelah melewati pekan yang menyulitkan. Di babak 32 besar Stuttgart Open, ia tampaknya akan melaju ke babak selanjutnya setelah memenangkan set pertama melawan petenis berkebangsaan Jerman, Eva Lys.

Namun, Lys mampu membalikkan keadaan dengan epik setelah ia memenangkan dua set terakhir. Itu adalah tren yang telah mewarnai musim 2026 sang petenis sampai saat ini, di mana ia baru mengantongi sembilan kemenangan.

Angka-angka tersebut menceritakan kisah seorang petenis yang berjuang untuk kembali ke lapangan. Tetapi ia menolak untuk menganggapnya sebagai hal lain selain kemajuan.

“Secara emosional, itu adalah pertandingan yang sulit. Level permainan semakin membaik, tetapi pertandingan tidak berjalan sesuai keinginan saya. Itulah mengapa perasaan saya campur aduk. Meskipun saya ingin melihat sisi positifnya, yaitu saya merasa baik-baik saja dalam hal cedera,” ungkap Badosa sebelum Madrid Open.

Catatan mengenai cedera tersebut patut diperhatikan. Paruh kedua musim 2025 dihabiskan petenis berusia 28 tahun untuk mengobati robekan labrum, yang sangat membatasi musimnya sehingga ia hanya bisa bermain tenis dalam jumlah terbatas.

Selain itu, retak tulang belakang akibat tekanan telah menjadi bagian dari hidup petenis berkebangsaan Spanyol. Kesehatan fisik, bukan hanya kebugaran fungsional, adalah hal lain yang sudah lama tidak ia biasakan untuk dipertimbangkan.

Mampu bermain di 12 turnamen tanpa tubuhnya mengalami masalah, dengan sendirinya merupakan sebuah kemajuan yang ingin petenis peringkat 103 dunia akui.

“Mendapatkan waktu bermain yang konsisten sangat positif karena itu adalah sesuatu yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Saya adalah orang yang selalu berusaha fokus pada hal positif dan itu adalah hal terbaik dari semuanya,” ujar Badosa.

“Sekarang, langkah selanjutnya adalah mengelola momen-momen menegangkan dengan lebih baik, mengetahui cara menyelesaikan pertandingan, dan mengendalikan pikiran saya, itulah yang masih perlu saya kerjakan untuk langkah selanjutnya. Saya pernah mengalami ini di masa lalu dan saya tahu bagaimana menemukan solusinya, meskipun sekarang sulit. Setiap hari saya menambahkan 1 persen dari kemampuan terbaik saya.”

Di Madrid, ia ingin menyatukan semuanya, meskipun tahu waktunya mungkin tidak sempurna. Ia datang sebagai kuda hitam, tetapi sambutan yang ia terima di Caja Magica, venue Madrid Open, adalah jenis promosi yang tidak dapat ditandingi oleh bagian kalender lainnya.

“Turnamen ini sangat berarti bagi saya. Saya menikmati berpartisipasi dan bermain di sini bersama semua orang yang mendukung saya. Ini adalah masa sulit bagi saya dan dukungan dari para penggemar akan sangat penting. Saya berharap dapat memberikan penampilan terbaik saya, meskipun saya tahu itu akan sulit. Dukungan dari penonton tuan rumah memberikan dorongan ekstra,” pungkas Badosa.

Sebagai petenis yang sedang berusaha bangkit kembali, dorongan ekstra tersebut bisa menjadi hal yang sangat dibutuhkannya.

Artikel Tag: Madrid Open, Stuttgart Open, Paula Badosa, Eva Lys

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru