Iga Swiatek Ungkap Sisi Santai Tapi Tegas Dari Rafael Nadal
Iga Swiatek [image: getty images]
Berita Tenis: Iga Swiatek menjelaskan bagaimana dinamika latihan yang tidak biasa dengan pendekatan Rafael Nadal yang santai tetapi tegas memicu prestasinya di turnamen clay-court.
Petenis berkebangsaan Polandia baru-baru ini buka-bukaan tentang pengalamannya berlatih bersama mantan petenis peringkat 1 dunia, Nadal setelah memetik kemenangan pertama di Stuttgart Open musim 2026. Setelah awal musim 2026 yang di bawah standar, ia mempersiapkan diri demi musim clay-court di Rafa Nadal Academy yang berlokasi di Mallorca dan kini ia mengincar untuk kembali tampil dengan performa terbaik.
Petenis peringkat 4 dunia memasuki Stuttgart Open pekan ini sebagai petenis unggulan, mendapatkan bye untuk langsung menuju babak kedua dan menghadapi petenis tuan rumah, Laura Siegemund. Ia mengambil kendali pertandingan di awal dengan memanfaatkan peluang break di game kedua sebelum memenangkan set pertama.
Meskipun sempat kehilangan momentum di set kedua, peluang break penentu di game kedelapan membantu juara Wimbledon musim 2025 untuk mengamankan kemenangan dua set langsung atas Siegemund yang mengantarkannya ke perempatfinal Stuttgart Open. Kemenangan tersebut tentu menjadi suntikan kepercayaan diri bagi sang peetenis yang harus menelan kekalahan mengejutkan di laga pembuka Miami Open beberapa pekan lalu.
Seperti yang disebutkan, sesi latihan yang intensif di Mallorca bersama mantan petenis berkebangsaan Spanyol dan pelatih barunya, Francisco Roig tampak telah membantunya menyesuaikan diri jelang musim clay-court di Eropa. Setelah kemenangan ataas Siegemund, ia merenungkan pengalaman berlatih bersama mantan petenis yang telah mengoleksi 22 gelar Grand Slam.
Ketika ditanya apakah Nadal tegas atau santai sebagai seorang pelatih, Swiatek menjawab, “Saya merasa dinamikanya tidak biasa, karena Francisco tentunya adalah pelatihnya. Saya merasa ia juga membiarkannya (Roig) melatih saya. Tetapi dari waktu ke waktu, ia memberikan tipsnya. Saya akan mengatakan, cukup santai?”
Petenis yang telah empat kali menjuarai French Open menambahkan bahwa mantan petenis yang telah 14 kali naik podium juara di French Open tidak keras, tetapi memotivasi, menyeimbangkan pendekatan santai dan penuh disiplin. Kehadiran dan intensitasnya mendorong petenis berkebangsaan Polandia untuk memberikan usaha maksimal, karena ia merasa terdorong untuk menyamai energi dan standar yang dimilikinya di lapangan.
“Tidak, tetapi ia memotivasi dengan cara yang positif. Saya akan mengatakan santai, tetapi di sisi lain tegas. Sejujurnya itu Rafa. Apa pun yang ia katakan, anda akan melakukannya 100 persen. Anda mengetahui intensitasnya. Kehadirannya di lapangan membuat anda ingin memperlihatkan kepadanya nuansa yang sama. Kehadirannya sudah cukup,” lanjut Swiatek.
Masih perlu dilihat bagaimana kiprah Swiatek saat ini bersama Roig dan apakah hal tersebut dapat membawanya meraih gelar French Open kelima dalam kariernya.
Artikel Tag: Rafael Nadal, French Open, Stuttgart Open, Iga Swiatek