Kanal

Iga Swiatek Soroti Perubahan Yang Harus Ia Lakukan Usai Kekalahan Di Doha

Penulis: Dian Megane
14 Feb 2026, 21:42 WIB

Iga Swiatek [image: AFP]

Berita Tenis: Iga Swiatek kalah dari Maria Sakkari di perempatfinal Qatar Open, Doha musim 2026 setelah menyia-nyiakan keunggulan satu set.

Meskipun pertandingan tersebut diwarnai kontroversi di set ketiga, hal tersebut tidak mengurangi betapa fenomenalnya kemenangan kemenangan tersebut bagi petenis berkebangsaan Yunani, Sakkari.

Sayangnya bagi mantan petenis peringkat 1 dunia, ia harus kembali ke titik awal setelah kalah dari Sakkari untuk kali keempat dalam kariernya.

Petenis berkebangsaan Polandia pun jujur dalam penilaiannya terhadap performanya. Bahkan ia langsung menyadari perubahan yang harus dilakukan agar kekalahan seperti itu tidak menjadi hal yang biasa.

“Saya tidak memulai dengan baik di set kedua. Ada sesuatu, tentunya, yang seharusnya saya ubah di sana. Saya tidak benar-benar tahu mengapa seperti itu,” ungkap Swiatek.

“Sejujurnya, olahraga memberi anda tantangan yang berbeda, jadi, ya, saya harus melatihnya dan itu saja.”

Petenis peringkat 2 dunia juga bereaksi terhadap kontroversi bola pantul ganda, di mana satu poinnya secara adil dicabut setelah peninjauan video.

Meskipun petenis berusia 24 tahun telah melenggang ke dua perempatfinal, ia tidak akan merasa senang dengan awal musim 2026 yang telah ia lalui sejauh ini. Ia masih belum mengangkat trofi kemenangan setelah ia kalah dari Elena Rybakina di Australian Open dan kini di Qatar Open, ia kandas di tangan Sakkari.

Hal yang bahkan membuatnya merasa lebih frustasi adalah peluang yang terlewatkan.

Di Australian Open, petenis berkebangsaan Polandia berpeluang menorehkan Career Grand Slam – memenangkan keempat Grand Slam – tetapi ia kalah dengan cukup telak dari sang juara, Rybakina.

Lalu di Qatar Open, petenis peringkat 2 dunia menghadapi petenis yang sedang tidak berada dalam performa terbaik di turnamen yang telah ia menangkan dua kali sebelumnya, tetapi, lagi-lagi ia menyia-nyiakan keunggulan satu set.

Petenis yang telah mengantongi enam gelar Grand Slam jelas mengetahui bahwa sesuatu perlu diubah dan sangat menjanjikan bahwa ia langsung mengidentifikasinya setelah kekalahan teranyar.

Setelah memutuskan untuk mundur dari Dubai Tennis Championships, akan menarik untuk melihat Swiatek bangkit di dua turnamen WTA level 1000 yang seringkali dijuluki Sunshine Double, yaitu Indian Wells Open dan Miami Open.

Artikel Tag: australian open, qatar open, Maria Sakkari, Iga Swiatek

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru