Hasil French Open: Yuliia Starodubtseva Kejutkan Juara Australian Open 2026
Yuliia Starodubtseva [image: AFP]
Berita Tenis: Yuliia Starodubtseva menjadi petenis putri Ukraina pertama di Open Era yang memenangkan babak tiebreak set ketiga melawan petenis unggulan 5 besar di Roland Garros, Paris.
Ketika anda belum bertemu sebagian besar keluarga anda selama lebih dari empat tahun, ketika anda mengkhawatirkan tanah air anda yang dilanda perang, ketika anda harus menentukan jalan hidup anda sendiri di negara lain, hidup memberikan banyak pelajaran pahit.
Starodubtseva adalah seseorang yang tampak tidak terpengaruh.
Saat duduk bersama rolandgarros.com setelah kemenangan terbesar dalam kariernya, ia menyatakan, “Tidak ada yang mustahil! Tetapi jika seseorang memberi tahu saya bahwa saya akan berada di posisi ini ketika saya masih menjadi pelatih, saya pasti akan terkejut.”
Dalam wawancara tersebut, ponselnya terus bergetar karena pesan masuk. Ia tidak menggeser layar, ia ingin “bersantai dan menikmati momen” tanpa gangguan.
Mengapa ponselnya berdering? Petenis peringkat 55 dunia memberikan kejutan besar di French Open pekan ini. Sebelumnya ia mencatatkan 0-6 dalam pertandingan melawan petenis peringkat 10 besar, tetapi mencapai level permainan yang luar biasa untuk menaklukkan petenis peringkat 2 dunia, Elena Rybakina dengan 3-6, 6-1, 7-6 di babak kedua yang berlangsung di Court Suzanne-Lenglen.
Di sepanjang babak kedua, petenis berusia 26 tahun memenangkan 69 persen poin dari servis petamanya dan 62 persen poin dari servis keduanya, sedangkan petenis unggulan kedua, Rybakina memenangkan 67 persen poin dari servis pertamanya dan 43 persen poin dari servis keduanya.
Kedua petenis juga saling menekan satu sama lain dengan petenis berkebangsaan Ukraina mengkonversi lima dari 11 peluang break point yang ia ciptakan, sementara juara Australian Open musim 2026, Rybakina memanfaatkan empat dari delapan peluang break point yang ia ciptakan.
“Saya merasa pengalaman saya di Charleston sangat membantu saya karena saya tahu saya bisa bersaing, saya tahu saya bisa memenangkan pertandingan itu,” ungkap Starodubtseva, yang mencapai final WTA pertama dalam kariernya di turnamen clay-court, Charleston Open pada bulan April.
“Jujur, sulit untuk menggambarkannya. Saya sangat bahagia. Elena adalah salah satu pemain top, telah menjalani musim yang luar biasa.”
“Saya sudah menduga ia akan bangkit kembali. Anda tidak bisa berpikir itu akan mudah, bahkan saat unggul 3-0 di set penentu, saya merasa itu tidak akan mudah. Dan memang benar! Set ketiga sangat sulit, pertandingan yang sangat berat, tetapi saya berhasil melewatinya. Saya sangat bangga bisa melakukan ini, dibutuhkan banyak kekuatan mental dan fisik.”
Menantikan Starodubtseva di babak ketiga French Open adalah petenis berkebangsaan Cina, Wang Xiyu yang tengah unggul dengan 5-4 ketika lawannya, petenis unggulan ke-26, Hailey Baptiste mundur.
Di bagian undian pertandingan yang sama, petenis unggulan ke-18, Sorana Cirstea tampil perkasa ketika membantai petenis berkebangsaan Jerman, Eva Lys dengan 6-3, 6-0.
Melakoni musim terakhir dalam kariernya, petenis berkebangsaan Rumania, Jaqueline Cristian akan menantang Solana Sierra di babak ketiga French Open setelah petenis berkebangsaan Argentina menundukkkan petenis unggulan ke-13, Jasmine Paolini dengan 3-6, 6-4, 6-3.
Artikel Tag: French Open, Elena Rybakina, Jaqueline Cristian, Yuliia Starodubtseva