Kanal

Elina Svitolina Temukan Pelajaran Berharga Di Balik Kekalahan Di Melbourne

Penulis: Dian Megane
29 Jan 2026, 22:09 WIB

Elina Svitolina [image: AFP]

Berita Tenis: Elina Svitolina berupaya menyoroti hal-hal positif meskipun kalah telak dari Aryna Sabalenka di semifinal Australian Open 2026.

Pada penampilan pertama petenis berkebangsaan Ukraina di semifinal Australian Open, ia gagal melaju ke final Grand Slam untuk kali pertama dalam kariernya setelah kalah dari petenis unggulan pertama, Sabalenka, yang melaju ke final di Melbourne untuk kali keempat secara beruntun berkat kemenangan telak dua set langsung.

Namun, petenis unggulan ke-12 memilih untuk melihat sisi positifnya.

“Saya sangat, sangat senang dengan dua pekan di sini dan di Selandia Baru juga. Tentu saja sangat sulit ketika anda bermain melawan petenis peringkat 1 dunia,” ujar Svitolina.

“Tetapi saya hanya ingin mengambil hal-hal positif dari beberapa pekan terakhir dan awal musim ini serta menerapkannya di sepanjang musim.”

Juara di Auckland awal musim 2026 menyesali servisnya di semifinal tersebut, yang ia gambarkan sebagai hal yang “tidak bagus.”

“Sejujurnya, saya pikir saya melakukan pengembalian dengan cukup baik hari ini,” tambah Svitolina. “Saya pikir saya melakukan pengembalian dengan baik, tetapi kemudian pukulan keduanya luar biasa. Ia melakukan pengembalian dengan cepat dan baik, kemudian ia memiliki pukulan keras lainnya setelah servisnya.”

Meskipun tersingkir di semifinal mungkin terasa menyakitkan bagi petenis unggulan ke-12 untuk saat ini, mencapai babak empat besar Grand Slam adalah bukti bagaimana permainan sang petenis terus meningkat.

Australian Open 2026 adalah penampilan ke-13 petenis berkebangsaan Ukraina di Melbourne dan ia melampaui pencapaian terbaiknya sebelumnya di Melbourne pada musim 2018, 2019, dan 2025, di mana ia mencapai perempatfinal.

“Tentu saja, ketika anda bertanding melawan petenis seperti Sabalenka, anda tidak punya banyak waktu untuk disia-siakan,” aku Svitolina.

“Saya merasa dalam kondisi prima, saya pikir saya pasti bisa mendapatkan kepercayaan diri dan menantikan turnamen yang akan datang. Kita baru dua pekan atau mungkin tiga pekan memasuki musim ini.”

Dalam perjalanannya ke semifinal, mantan petenis peringkat 3 dunia mengalahkan petenis peringkat 8 dunia, Mirra Andreeva di babak keempat dan mendominasi petenis peringkat 3 dunia, Cori Gauff di perempatfinal, dengan hanya kehilangan tiga game. Hal tersebut menandai kali pertama sejak musim 2019 ia memenangkan pertandingan berturut-turut melawan petenis peringkat 10 besar.

Petenis berusia 31 tahun akan membawa pulang kenangan positif dari dua pekan kunjungannya di Australia.

“Saya masih kecewa karena tidak melaju lebih jauh, tetapi saya merasa seharusnya saya tidak boleh terlalu sedih,” tukas Svitolina.

“Saya berada di posisi yang baik. Saya memiliki kesempatan luar biasa untuk bermain di lapangan utama di sini, mewakili negara saya, melakukannya dengan cara yang layak, dan memiliki kesempatan untuk menggunakan kata-kata saya dan berada di sana untuk rakyat saya.”

“Saya merasa selama beberapa pekan terakhir, mereka benar-benar mendukung saya dengan energi positif, dengan emosi yang luar biasa, dan bagi saya, ini adalah sesuatu yang benar-benar memotivasi saya.”

Artikel Tag: Australian Open 2026, Elina svitolina, Aryna Sabalenka

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru