Kanal

Dua Tugas Tak Halangi Langkah Daniel Merida Untuk Bertahan Di Bukares

Penulis: Dian Megane
04 Apr 2026, 09:26 WIB

Daniel Merida [image: Tiriac Open]

Berita Tenis: Qualifier asal Spanyol, Daniel Merida menjadi semifinalis turnamen ATP setelah menyelamatkan tiga peluang match point melawan Titouan Droguet di perempatfinal Tiriac Open, Bukares musim 2026.

Petenis berusia 21 tahun tiba di Bukares tanpa kemenangan di turnamen ATP, tetapi sekarang hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk menyabet gelar turnamen ATP level 250 setelah menjalani dua pertandingan pada hari yang sama.

Petenis berkebangsaan Spanyol mengaramkan petenis peringkat 43 dunia, Adrian Mannarino dengan 4-6, 6-2, 6-2 di babak kedua Tiriac Open pada pagi hari setelah hujan mengganggu pertandingan pada hari sebelumnya, sebelum ia melaju ke semifinal setelah lawannya di perempatfinal petenis berkebangsaan Prancis, Titouan Droguet mengundurkan diri.

Petenis berusia 21 tahun tengah unggul dengan 4-6, 7-6, 3-1 atas Droguet ketika pertandingan dihentikan setelah ia menyelamatkan tiga peluang match point di babak tiebreak set kedua.

“Saya merasa luar biasa,” seru Merida. “Pertandingan itu sangat menguras fisik dan akhir set kedua sangat menegangkan, menyelamatkan tiga peluang match point. Saya rasa itulah titik balik pertandingan. Saya sangat senang bisa menang. Saya suka berjuang sampai poin terakhir.”

Merida naik 22 peringkat ke peringkat 114 dunia dan diperkirakan akan mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya pada pekan depan. Di semifinal Tiriac Open, ia akan bertemu Fabian Marozsan setelah petenis berkebangsaan Hungaria membenamkan petenis berkebangsaan Jerman, Daniel Altmaier dengan 6-2, 7-6. Awal musim ini, petenis berkebangsaan Spanyol mengangkat trofi ajang Challenger di Tenerife.

Di aksi lain, petenis unggulan kedelapan, Botic Van de Zandschulp menundukkan petenis berkebangsaan Bosnia, Damir Dzumhur dengan 6-3, 6-3 demi melaju ke semifinal turnamen ATP pertama sejak kalah di final Winston Salem Open pada bulan Agustus lalu. Ia adalah petenis berkebangsaan Belanda kedua yang mencapai tahap ini di Bukares setelah Robin Haase pada musim 2014.

Petenis peringkat 62 dunia, Van de Zandschulp kini memiliki rekor 6-1 melawan petenis yang peringkatnya di bawahnya pada musim 2026 dan akan menghadapi petenis peringkat 60 dunia, Mariano Navone di semifinal Tiriac Open.

Petenis berkebangsaan Argentina, Navone mengeleminasi petenis berkebangsaan Slovakia, Alex Molcan dengan 3-6, 6-2, 6-3 di perempatfinal yang berlangsung selama 2 jam 19 menit. Ia akan mngincar gelar turnamen ATP pertama dalam kariernya dan kini hanya tinggal satu kemenangan lagi untuk mencapai final pertamanya sejak Rio de Janeiro pada Februari 2024.

Artikel Tag: Botic Van de Zandschulp, Mariano Navone, Tiriac Open

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru