Bagi Elena Rybakina, Final Di Indian Wells Bak Laga Hadapi Diri Sendiri
Elena Rybakina [kiri] dan Aryna Sabalenka [kanan] [image: AP]
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Kazakhstan, Elena Rybakina membagikan sejumlah argumen terkait kekalahannya di final Indian Wells Open musim 2026 melawan Aryna Sabalenka.
Kalah di final tidak pernah mudah dan hanya terpaut satu poin untuk menjadi juara tidak mengurangi kesedihan. Petenis unggulan ketiga tidak perlu menyalahkan dirinya sendiri setelah menunjukkan permainan yang luar biasa di Indian Wells Open, tetapi ia tampak sangat terguncang dalam konferensi pers setelah kalah tiga set dari petenis unggulan pertama, Sabalenka di pertandingan yang tidak terlupakan.
“Pertandingan berlangsung seimbang, terutama di set ketiga. Rasanya seperti permainan Russian roulette, saya rasa tidak ada di antara kami yang melakukan sesuatu yang luar biasa untuk mengungguli yang lain dan menang,” papar Rybakina.
“Saya memulai pertandingan dengan baik, tetapi tingkat energi saya menurun drastis di set kedua. Di set ketiga, kami berdua menghadapi kondisi yang sulit. Kami harus mendorong diri kami hingga batas maksimal dan akhirnya ia yang menang. Tidak banyak lagi yang bisa saya katakan.”
Juara Australian Open musim 2026 pun mengungkapkan aspek paling menantang saat menghadapi petenis peringkat 1 dunia.
“Saya mengetahui kekuatan dan kelemahannya. Saya mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan itu bersama tim saya dan kami melakukan penyesuaian dalam pengembalian dalam usaha menetralisir servis masing-masing,” lanjut Rybakina.
“Jelas bahwa servisnya sangat impresif dan ia bisa memberikan banyak putaran pada bola, sehingga sulit untuk melawannya. Tetapi saya pikir pertarungan terbesar bagi saya kali ini adalah pertarungan dengan diri saya sendiri.”
Petenis yang telah mengantongi dua gelar Grand Slam juga mengutarakan kekhawatiran terkait dampak panas terhadap tingkat energinya.
“Saya belum bisa beradaptasi dengan kondisi panas selama beberapa pekan terakhir karena sebagian besar pertandingan saya dimainkan di sesi malam atau di hari yang lebih dingin. Saya merasa suhu yang tinggi banyak mempengaruhi saya kali ini,” aku Rybakina yang mengalahkan Sabalenka di final Australian Open awal musim ini.
“Saya kehilangan banyak energi di set kedua. Saya pergi dengan mengetahui bahwa saya telah melakukan semua hal yang mungkin saya lakukan dan bahkan menciptakan peluang match poin, tetapi ia bereaksi dengan sangat baik.”
Dengan hasil final Indian Wells Open musim ini, Sabalenka semakin unggul dalam head to head melawan petenis berkebangsaan Kazakhstan dengan 9-7.
Artikel Tag: Indian Wells Open, Aryna Sabalenka, Elena Rybakina