☰
Kanal
✕

Alasan Matteo Berrettini Mundur Dari Laga Kontra Carlos Alcaraz Di Paris

Penulis: Dian Megane
05 Nov 2026, 21:32 WIB

Matteo Berrettini [image: getty images]

Berita Tenis: Peluang Carlos Alcaraz untuk menjuarai Paris Masters musim 2026 telah meningkat secara signifikan usai lawannya, Matteo Berrettini mundur dari pertandingan.

Petenis peringkat 3 dunia memang sudah menjadi favorit kuat untuk meraih gelar Paris Masters, menyusul kekalahan petenis peringkat 1 dunia, Alexander Zverev dari petenis berkebangsaan Italia, Lorenzo Musetti.

Setelah mengalahkan petenis AS, Alex Michelsen, juara Australian Open musim 2026 dijadwalkan untuk bertanding melawan runner up Wimbledon musim 2021, Berrettini yang mengundurkan diri dari pertandingan tersebut pada Kamis pagi (5/11), sehingga petenis berkebangsaan Spanyol melaju ke perempatfinal Paris Masters.

“Halo semuanya, sayangnya rasa nyeri pada lengan yang saya alami selama beberapa hari terakhir membuat saya tidak bisa turun ke lapangan malam ini,” tulis Berrettini dalam sebuah pesan di Instagram story miliknya.

“Dalam beberapa hari ke depan, saya akan melakukan semua pemeriksaan yang diperlukan untuk lebih memahami apa sebenarnya kondisi ini. Terima kasih kepada anda semua atas dukungan dan kasih sayang yang anda semua tunjukkan kepada saya setiap hari, baik di atas maupun di luar lapangan.”

Cedera tersebut menjadi hasil yang tidak menguntungkan bagi petenis berkebangsaan Italia, yang sebelumnya memang kerap mengalami berbagai masalah fisik.

Dengan mengundurkan diri dari Paris Masters, musim 2026 bagi petenis berkebangsaan Italia kini telah berakhir.

Sementara itu, Alcaraz masih menanti pemenang antara Arthur Fils melawan Taylor Fritz untuk jari lawannya di perempatfinal. Jika ia melaju ke semifinal, kemungkinan besar ia akan berhadapan dengan mantan petenis peringkat dua dunia, Casper Ruud.

Petenis berkebangsaan Norwegia, Ruud yang juga merupakan tiga kali finalis Grand Slam, secara mengejutkan mengalahkan petenis berkebangsaan Spanyol, Rafael Jodar, petenis yang tengah bersaing untuk lolos ke ATP Finals.

Belum lama ini, kiprah petenis berkebangsaan Spanyol pada musim 2026 sempat terancam. Ia mengalami cedera pergelangan tangan yang cukup parah di Barcelona Open pada bulan April dan baru kembali berkompetisi pada akhir Agustus.

Sejak kembali berkompetisi, ia telah mencatatkan rekor luar biasa, yakni 17 kemenangan dan 2 kekalahan. Dua kekalahan tersebut dialaminya saat menghadapi Ben Shelton di US Open dan Zizou Bergs di Shanghai.

Alcaraz telah memenangkan dua gelar turnamen ATP level 500 (di Tokyo dan Wina) sejak kembali ke turnamen ATP. Siapa yang berani bertaruh bahwa ia tidak akan menambah gelar ketiga di Paris pekan ini?

Artikel Tag: paris masters, Matteo Berrettini, Carlos Alcaraz

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru