Kanal

Telan Hasil Pahit Di Kandang, PSIM Jogja Dapat Pelajaran Berharga

Penulis: Dayat Huri
26 Jan 2026, 23:15 WIB

PSIM Jogja takluk dari Persebaya Surabaya/foto dok ILeague

Berita Super League: Hasil pahit harus diterima PSIM Jogja dalam laga pertama putaran kedua Super League musim 2025/2026. Menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026), Laskar Mataram terpaksa mengakui keunggulan tamu dengan skor telak 0-3.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuat besutan Jean Paul Van Gastel yang sebelumnya berambisi mengamankan poin penuh demi menjaga posisi di papan atas klasemen.

Tiga gol kemenangan Persebaya Surabaya dicetak Gali Freitas pada menit ke-34', Jefferson Silva menit ke-73', dan ditutup aksi Rachmat Irianto pada menit ke-83'.

Akibat hasil negatif di depan publik sendiri itu, posisi PSIM Jogja melorot ke peringkat tujuh klasemen sementara Super League musim 2025/2026 dengan koleksi 30 poin.

Jean Paul Van Gastel pun menilai anak asuhnya sempat mengimbangi permainan di awal laga, namun kesalahan posisi menjadi celah yang berhasil dimanfaatkan lawan.

"Saya rasa di babak pertama kami bermain cukup bagus dan kami tahu bahwa Persebaya hanya menunggu kami melakukan kesalahan. Saya rasa pada gol pertama posisi kami tidak bagus," kata Van Gastel seperti dikutip dari laman resmi ILeague.

Memasuki babak kedua, situasi tertinggal memaksa Laskar Mataram untuk tampil lebih agresif. Namun, skema ofensif tersebut justru menjadi bumerang bagi lini pertahanan yang menjadi lebih terbuka terhadap serangan balik cepat.

"Setelah kami ketinggalan dua gol maka kami memutuskan untuk mengambil resiko untuk bermain lebih terbuka lagi. Otomatis peluang bagi Persebaya menjadi lebih banyak," lanjut pelatih asal Belanda tersebut.

Kondisi tim makin sulit di pengujung laga akibat krisis lini belakang. Dua pilar utama, Andy Setyo dan Rendra Teddy harus ditarik keluar karena mengalami kram otot. Kondisi itu memaksa tim kepelatihan melakukan eksperimen posisi di menit-menit krusial.

"Kami akhiri laga dengan Rahmatsho Rahmatzoda dan Rio Hardiawan sebagai bek tengah, tapi itu keputusan yang kami ambil di laga kali ini. Andy Setyo membuktikan bahwasannya ketika tim butuh, dia siap," ucap Van Gastel.

Artikel Tag: Super League, Persebaya Surabaya

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru