Tanpa Valentino Rossi, MotoGP Dinilai Akan Kehilangan Daya Tarik di Italia
Valentino Rossi saat memutuskan pensiun dari MotoGP
Berita MotoGP: Valentino Rossi memang sudah pensiun dari MotoGP, namun pengaruhnya dinilai masih sangat besar. Michele Pirro bahkan menyebut tanpa sosok Rossi, MotoGP berpotensi kehilangan daya tarik di Italia.
Valentino Rossi bukan sekadar mantan pebalap bagi Italia. Meski telah pensiun sejak akhir musim 2021, pengaruh The Doctor di MotoGP dinilai masih sangat kuat hingga saat ini. Hal tersebut ditegaskan oleh pebalap penguji Ducati, Michele Pirro, yang menilai kehadiran Rossi tetap menjadi faktor penting bagi popularitas MotoGP di Negeri Pizza.
Italia memiliki sejarah panjang dan gemilang di kelas utama balap motor dunia. Total 294 kemenangan MotoGP diraih oleh pebalap Italia dari 27 rider berbeda, terbanyak dibandingkan negara lain. Dari jumlah tersebut, Valentino Rossi menyumbang 89 kemenangan dan menjadikannya pebalap tersukses dalam sejarah kelas premier.
Dominasi Rossi tidak hanya terlihat dari statistik. Kolaborasinya bersama Yamaha pada awal era MotoGP modern mengangkat pamor kejuaraan ke level baru, didukung rivalitas ikonik melawan nama besar seperti Max Biaggi, Jorge Lorenzo, hingga Marc Marquez. Bahkan setelah pensiun, rivalitas dengan Marquez pada musim kontroversial 2015 masih kerap menjadi bahan perbincangan penggemar.
Kini Rossi tetap aktif melalui tim VR46 yang bernaung di bawah Ducati, serta akademi pebalap yang telah melahirkan nama besar seperti Francesco Bagnaia, Luca Marini, dan Marco Bezzecchi. Namun Pirro menilai regenerasi pebalap Italia masih menjadi pekerjaan besar.
“VR46 telah melakukan pekerjaan luar biasa dan memberi kami pebalap yang hebat,” ujar Pirro kepada GPOne.
“Namun faktanya, di luar nama-nama yang sudah ada sekarang, jumlah talenta Italia sangat terbatas. Tanpa sosok Valentino Rossi, balap motor roda dua bisa kehilangan daya tariknya di Italia.”
Pirro juga menyoroti bahwa sejak gelar juara dunia Rossi terakhir pada 2009, hanya Bagnaia yang mampu mengembalikan titel MotoGP ke Italia, lewat gelar beruntun pada 2022 dan 2023. Situasi ini menunjukkan bahwa Italia mulai tertinggal dalam hal regenerasi, terutama jika dibandingkan dengan Spanyol yang mendominasi kelas Moto2 dan Moto3.
Pada musim 2026, ada enam pebalap Italia di grid MotoGP. Bezzecchi diprediksi bisa menjadi penantang Marc Marquez, sementara Bagnaia berharap bangkit setelah musim sulit bersama GP25. Namun, Pirro menilai masa depan setelah itu masih penuh tanda tanya.
“Saya akan berusia 40 tahun tahun ini dan ingin ikut berkontribusi memperbaiki situasi ini. Tidak mudah, tapi semuanya harus dimulai dari suatu titik,” katanya.
Pernyataan Pirro menegaskan satu hal, meski sudah tidak lagi turun balapan, Valentino Rossi tetap menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan dan daya tarik MotoGP di Italia.
Artikel Tag: Valentino Rossi, MotoGP 2026, motogp italia