Kanal

Takluk Dari Cilegon United, Juara Paruh Musim Semen Padang Terancam

Penulis: Dayat Huri
29 Jul 2018, 23:00 WIB

Semen Padang saat takluk dari Cilegon United dengan skor 1-0/foto MO SPFC

Berita Liga 2 Indonesia: Ambisi Semen Padang untuk mengakhiri Liga 2 2018 Wilayah Barat sebagai juara paruh musim terancam gagal, setelah dipaksa menyerah dengan skor 0-1 oleh tuan rumah Cilegon United di Stadion Karakatau Steel, Cilegon, Minggu (29/7) sore.

Kegagalan memetik poin tersebut membuat Semen Padang mengakhiri putaran pertama dengan koleksi 22 poin, hanya unggul dua poin atas Persis Solo yang baru akan memainkan pertandingan pekan ke-11, Senin (30/7) sore nanti.

Bermain di markas lawan, tim asuhan Syafrianto Rusli seperti kehilangan akal untuk bisa menciptakan peluang-peluang manis yang berbuah gol, dan Semen Padang FC harus menerima nasib pada babak kedua, skuat Imam Riyadi berhasil memanfaatkan peluang melalui titik putih yang di esekusi langsung oleh Abd. Aziz dan ahkirnya membuat kedudukan berubah menjad 1-0 untuk kemenangan Cilegon United.

Menanggapi hal tersebut, Pelatih Kepala Semen Padang FC, Syafrianto Rusli tidak mau banyak komentar mengenai wasit yang memimpin pertandingan. “Selamat buat Cilegon bisa menangkan pertandingan ini, sebetulnya pertandingan ini menarik, kedua tim sama-sama punya peluang, tetapi itulah sepakbola, siapa yang tau, yang penting saya berdoa saja supaya sepakbola Indonesia bisa lebih baik,” katanya

Saat disinggung oleh wartawan megenai permainan Semen Padang maksimal atau tidaknya, Syafrianto sontak langsung menjawab pertanyaan tersebut. “Harusnya wartawan bisa menilai sendiri bagaimana pertandingan tadi, kita sama-sama melihat, bagaimana kami bisa mencetak gol,” tegasnya.

Kemudian, Pemain Semen Padang FC, A A Ngurah Nanak merasa dirugikan oleh keputusan-keputusan wasit yang memimpin pertandingan sehingga membuat timnya kalah atas Cilegon. “Kami sudah kerja keras, tetapi Keputusan wasit banyak merugikan kami, seharusnya tidak offside, malah offside,” katanya.

Nanak pun berpesan, sebagai pengadil di lapangan harusnya pengadil tersebut mampu memilih mana keputusan yang sebenar-benarnya keputusan. “Saya berharap semoga wasit di Indonesia ini bisa lebih baik lagi, jangan sampai ada lagi tim yang dirugikan oleh keputusan-keputusan yang tidak semestinya menjadi keputusan,” pungkas pemain dengan nomor punggung 28 itu.

Artikel Tag: Semen Padang, Persis Solo, Liga 2, syafrianto rusli, cilegon united

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru