Kanal

Tak Sesuai Kebutuhan Tim, MU Batal Kontrak Shodai Nishikawa

Penulis: Dayat Huri
10 Mei 2019, 22:00 WIB

Shodai Nishikawa/foto dok MU

Berita Liga 1 Indonesia: Madura United batal mengontrak gelandang asal Jepang, Shodai Nishikawa. Gaya bermain yang tak sesuai dengan kebutuhan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu jadi alasan manajemen dan tim pelatih batal mengontrak pemain 25 tahun itu.

Manajer Madura United, Haruna Soemitro menyebut, Shodai Nishikawa lebih memiliki karakter menyerang. Sedangkan yang dibutuhkan timnya adalah pemain yang memiliki karakter bertaahan.

"Shodai (Nishikawa) tidak jadi Madura United kontrak, karena kebutuhan klub lebih di belakang, gelandang bertahan yang bisa jadi stoper," kata Haruna Soemitro.

Sebagai pengganti, Shodai Nishikawa, Haruna Soemitro mengaku sudah mengantongi pemain anyar yang akan dikontrak manajemen pada kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanh Air 2019 ini.

"Hari ini akan ada kejelasan pemain baru slot Asia yang sudah existing di Indonesia," singkatnya.

Sementara, gelandang berdarah Serbia Sackie Teah Doe masih belum diikat. Nasibnya tergantung dalam penilaian performa saat penampilan menjamu Tim PON Jawa Timur di SGB, Jumat (3/5) malam dan juga meladeni Persewar Waropen di Stadion Gelora Madura, Sabtu (11/5) malam.

Saat ini, mantan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur ini, posisi Sackie Doe sesuai dengan kebutuhan tim, yakni gelandang bertahan. Sayang, dia masih tersandung proses naturalisasinya.

Untuk slot asing bebas, tim yang dijuluki Laskar Sape Kerrab sudah cukup. Adalah, diisi oleh Aleksandar Rakic (striker), Zah Rahan Krangar (gelandang), dan Jaimerson Xavier (bek).

"Sackie Doe terhambat dokumen kewarganegaraannya, karena sampai saat ini belum pegang pasport Indonesia, jadi sementara masih belum bisa didaftarkan meskipun dia dibutuhkan di tim ini," pungkasnya kemudian.

Artikel Tag: madura united, Liga 1, shodai nishikawa

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru