Kanal

Sylvain Francisco Sebut LeBron James Penyebabnya Gagal ke NBA

Penulis: Senja Hanan
23 Agu 2026, 07:31 WIB

Sylvain Francisco Sebut LeBron James Penyebabnya Gagal ke NBA

Berita Basket Eropa: Sylvain Francisco menjadi salah satu topik paling hangat musim panas ini di kalangan komunitas bola basket Eropa.

Setelah menjalani musim yang gemilang bersama Zalgiris Kaunas—di mana ia masuk dalam daftar kandidat akhir untuk penghargaan Pemain Terbaik (MVP) EuroLeague—Francisco awalnya bergabung dengan LDLC ASVEL Villeurbanne.

Namun, tak lama berselang, Francisco memutuskan untuk meninggalkan ASVEL bahkan sebelum sempat bermain untuk mereka, lalu bergabung dengan Panathinaikos AKTOR Athens setelah klub berjuluk "The Greens" tersebut membayar biaya penebusan kontraknya.

Dalam sebuah wawancara dengan L'Equipe, Francisco mengomentari situasi di klub asal Prancis tersebut:

"Saat kami mengetahui bahwa ASVEL membutuhkan waktu untuk merampungkan anggarannya, saya berkata kepada agen saya, 'Kita harus pergi,'" ujar Sylvain Francisco.

"Menurut saya, pembicaraan kami dengan Tony berjalan baik; dia sangat terbuka mengenai hal itu. Dia telah bekerja keras dan ingin memastikan semuanya matang, namun ada hal-hal yang berada di luar kendali. Prosesnya memakan waktu lebih lama, dan saya memutuskan bahwa inilah saatnya untuk pergi."

Francisco juga mengungkapkan betapa dekatnya ia dengan kesempatan bermain di NBA.

Sepanjang musim lalu, point guard asal Prancis ini sering berbicara tentang upayanya mengejar impian bermain di NBA, dan tahun ini ia nyaris mewujudkannya. Sebagaimana diungkapkan Francisco, sosok yang membuat impian itu belum terwujud adalah LeBron James:

"Ya, di NBA ada peluang terbuka—setidaknya di lima atau enam tim—dan banyak yang menawarkan kontrak terjamin berdurasi dua tahun," kenang pemain timnas Prancis tersebut.

"Saya sempat memiliki peluang bersama Chicago Bulls, namun pertukaran pemain yang ingin mereka lakukan sebelumnya terhambat karena semua orang di NBA sedang menunggu keputusan LeBron [James]. Tenggat waktu saya adalah tanggal 20 Juli [untuk mengaktifkan klausul pelepasan dari ASVEL], sedangkan LeBron baru menandatangani kontrak empat hari setelahnya."

"Saat itulah tim-tim mulai benar-benar melakukan pertukaran pemain secara aktif. Sayang sekali," aku sang point guard.

"Saya sempat merasa agak kesal dan jengkel. Namun, itu adalah hal yang berada di luar kendali saya. Pada akhirnya, mungkin saja ini justru menjadi berkah terselubung. Saya tetap bertahan di Eropa," pungkasnya.

Artikel Tag: LeBron james, Panathinaikos, Sylvain Francisco

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru