Kanal

Swiss Open 2026: Amri Syahnawi/Nita Violina Akui Banyak Kesalahan Lawan China

Penulis: Yusuf Efendi
15 Mar 2026, 18:40 WIB

Amri Syahnawi-Nita Violina Marwah/[Foto:PBSI]

Basel - Langkah pasangan ganda campuran Pelatnas Cipayung, Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah harus terhenti di babak empat besar turnamen Swiss Open 2026 BWF World Tour Super 300 setelah gagal membendung ketangguhan wakil asal China, Cheng Xing / Zhang Chi.

Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah harus mengakui keunggulan Cheng Xing / Zhang Chi lewat pertarungan ketat rubber game dengan skor 21-14, 15-21 dan 13-21, dalam pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel Swiss pada Minggu (15/3) dinihari WIB.

"Ini menjadi pekerjaan rumah buat kami. Sudah unggul beberapa poin lalu kehilangan juga banyak banget, ini sering terjadi dan berulang. Kami harus diskusi, dengan pelatih juga untuk mencari segera solusinya apa. Jadi bila terjadi lagi, kami tahu bagaimana mengatasinya," ujar Amri melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

"Tapi hari ini mereka mengubah, mereka terus memaksa kami masuk ke pola mereka. Zhang Chi terus main pendek yang seharusnya bisa saya imbangi tapi di akhir-akhir karena kami sudah tertekan jadi sulit keluar," pungkasnya.

Dengan kekalahan Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah, Merah Putih kini bergantung pada Alwi Farhan dan juga Putri Kusuma Wardani untuk meraih gelar turnamen berhadiah total USD 250.000 atau berkisar 4, 2 miliar rupiah itu.

Pebulutangkis tunggal putri peringkat 6 dunia, Putri Kusuma Wardani berhasil mencapai babak pamungkas turnamen Swiss Open 2026 BWF World Tour Super 300 setelah berjuang melewati pemain veteran asal Jepang, Nozomi Okuhara .

Menempati unggulan teratas, Putri Kusuma Wardani berhasil menyingkirkan mantan juara dunia Nozomi Okuhara lewat pertandingan dua game langsung dengan skor 21-16 dan 21-13.

"Untuk keseluruhan di lapangan, tadi dari pertama masuk dan sebelum main sudah menyiapkan untuk siap capek karena melawan Okuhara pasti tidak gampang mati dan dia mempunyai pukulan spekulasi yang sangat baik," jelas Putri melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

"Dari gim pertama dia memang menunggu saya untuk melakukan serangan. Dia mainnya defense dulu, tapi saya juga membaca kalau saya menyerang malah jadi menyulitkan. Jadi setelah interval saya coba main lebih safe, bermain panjang dan banyak reli jadi dia banyak mati sendiri," pungkasnya.

Selanjutnya di laga final Swiss Open 2026 pada Minggu (15/3) Putri Kusuma Wardani akan mencoba untuk meraih gelar pertamanya musim ini menghadapi wakil asal Thailand, Supanida Katethong.

Artikel Tag: Amri Syahnawi, Putri Kusuma Wardani, Nita Violina Marwah, Swiss Open 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru