Sunderland Kecam Rasisme ke Brian Brobbey Usai Lawan Tottenham
Brian Brobbey dapat dukungan penuh dari Sunderland. (Foto: George Wood/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Sunderland mengecam keras aksi rasisme yang ditujukan kepada Brian Brobbey melalui media sosial setelah kemenangan 1-0 atas Tottenham Hotspur pada Ahad (12/4/2026). Klub menegaskan dukungan penuh kepada sang penyerang.
Dalam pernyataan resmi, Sunderland menegaskan sikap tegas mereka terhadap tindakan tersebut serta menolak segala bentuk diskriminasi di dunia sepak bola.
“Sunderland mengutuk dengan keras tindakan rasis yang ditujukan kepada Brian Brobbey di media sosial setelah pertandingan melawan Tottenham. Kami berdiri bersama Brian dan memberikan dukungan penuh tanpa syarat,” bunyi pernyataan klub.
Kasus ini bukan yang pertama terjadi musim ini. Sebelumnya, Romaine Mundle juga menerima pelecehan serupa usai pertandingan melawan Fulham, sementara insiden lain terjadi pada laga derby Tyne-Wear yang melibatkan Lutsharel Geertruida.
The Black Cats menegaskan bahwa kejadian tersebut mencerminkan masalah serius yang terus berulang, baik di stadion maupun di media sosial. Klub juga telah melaporkan insiden terbaru ini kepada pihak berwenang.
“Ini bukan insiden terisolasi. Pelecehan terhadap Romaine Mundle dan Lutsharel Geertruida menunjukkan frekuensi yang mengkhawatirkan. Kami telah melaporkan kasus ini ke Premier League, platform media sosial terkait, dan kepolisian, serta berharap tindakan tegas segera diambil,” lanjut pernyataan tersebut.
Klub juga menegaskan bahwa rasisme tidak memiliki tempat dalam sepak bola maupun masyarakat luas. “Rasisme adalah tindakan yang menjijikkan dan tidak memiliki tempat dalam permainan ini maupun di masyarakat. Sepak bola harus menjadi lingkungan yang aman dan inklusif untuk semua tanpa pengecualian,” tegas Sunderland.
Insiden terhadap Brian Brobbey ini kembali menyoroti pentingnya tindakan nyata untuk memberantas rasisme dalam sepak bola, baik di dalam stadion maupun di dunia digital.
Artikel Tag: Tottenham, Sunderland, Brian Brobbey