Kanal

Strategi Sarri Ditantang Keterbatasan Skuad Lazio

Penulis: Amalia Sihotang
19 Apr 2026, 00:51 WIB

Strategi Sarri Ditantang Keterbatasan Skuad Lazio - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia: Jelang laga panas di Stadio Diego Armando Maradona, SS Lazio tengah menghadapi tantangan besar saat bertandang ke markas Napoli. Direktur Lazio, Angelo Fabiani, mengungkapkan bahwa filosofi sepak bola Maurizio Sarri belum sepenuhnya selaras dengan skuad yang ada, sementara banyaknya cedera semakin memperumit situasi tim.

Laga yang dimulai pada pukul 17.00 waktu Inggris ini menjadi krusial bagi Lazio yang berambisi menembus 10 besar klasemen Serie A. Tak hanya itu, persiapan menghadapi semifinal Coppa Italia melawan Atalanta juga menjadi fokus utama. Setelah hasil imbang 2-2 di leg pertama di Stadio Olimpico, pertandingan di Bergamo bisa menjadi satu-satunya jalan bagi Lazio untuk kembali ke kompetisi Eropa musim depan.

Musim ini memang menjadi ujian berat bagi Biancocelesti. Dengan total 45 cedera, termasuk absennya pemain kunci seperti Zaccagni dan Rovella, tim harus berjuang keras mempertahankan performa di tengah keterbatasan pemain. "Ini adalah musim rekonstruksi, kami beralih dari pemain berpengalaman ke talenta muda yang diharapkan menjadi tulang punggung tim di masa depan," ujar Fabiani.

Beberapa pemain seperti Adam Marusic, Ivan Provedel, Nicolò Rovella, Samuel Gigot, dan Alessio Furlanetto harus absen dalam lawatan ke Napoli. Namun, Daniel Maldini yang sempat menepi kini kembali siap memperkuat tim meski hanya di bangku cadangan. Penjualan Taty Castellanos pada Januari lalu tanpa pengganti yang sepadan juga menjadi catatan, dimana Petar Ratkov jarang mendapat kesempatan bermain. Sarri pun lebih memilih Maldini yang lebih sesuai dengan filosofi permainannya yang mengutamakan kerjasama dengan lini tengah.

Tensi antara penggemar dan klub pun semakin terasa, terutama dengan aksi boikot yang dilakukan suporter sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Presiden Claudio Lotito. "Kerja keras dan pengorbanan adalah kunci untuk menyatukan semua pihak demi kebaikan tim," tambah Fabiani.

Pertandingan ini tentunya sarat emosi bagi Maurizio Sarri, yang pernah menukangi Napoli dari 2015 hingga 2018. Sebagai putra asli Napoli, Sarri memiliki hubungan emosional kuat dengan klub dan kota kelahirannya. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Lazio akan mengatasi tantangan ini dan melangkah menuju target mereka.

Artikel Tag: Napoli, Maurizio Sarri, Lazio

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru