Stacy Lewis Resmi Pensiun, Tutup Karier di Turnamen Chevron Championship
Momen paling menyentuh terjadi di hole ke-18 Memorial Park, ketika ayah Stacy Lewis, Dale, bertindak sebagai caddie untuk terakhir kalinya. (Foto: Golf Digest)
Pegolf Amerika Serikat, Stacy Lewis, resmi mengakhiri karier profesionalnya di LPGA Tour setelah 18 tahun berkompetisi, dalam momen emosional di Houston, Jumat (24/4) waktu setempat.
Stacy Lewis menutup penampilannya di ajang The Chevron Championship dengan skor 79 dan 77, sekaligus menjadi turnamen terakhirnya di level tertinggi.
Sepanjang karier, ia mencatatkan 13 gelar LPGA, termasuk dua gelar major, serta pernah menduduki peringkat nomor satu dunia.
Momen paling menyentuh terjadi di hole ke-18 Memorial Park, ketika ayahnya, Dale Lewis, bertindak sebagai caddie untuk terakhir kalinya.
Keduanya berjalan bersama menyusuri fairway dalam perpisahan yang penuh emosi.
“Saya seharusnya tidak melihat ayah saya,” ujar Lewis. “Mungkin emosi saya berbeda dari mereka. Mereka mungkin lebih sedih, sementara saya merasa siap. Saya siap untuk babak berikutnya dan berhenti berjuang dengan putt delapan kaki.”
Lewis menjalani turnamen terakhirnya dalam kondisi hamil anak kedua.
Ia tampil berkat status juara sebelumnya di turnamen ini, yang ia menangkan 15 tahun lalu saat masih bernama Kraft Nabisco Championship di Mission Hills, California.
Gelar major lainnya diraih di Old Course, St. Andrews, saat ia tampil dominan dengan pukulan iron jarak jauh dan putting yang konsisten di lapangan links.
Puncak karier Stacy Lewis terjadi pada 2012 ketika ia menjadi pegolf Amerika pertama dalam hampir 20 tahun yang meraih penghargaan Player of the Year LPGA.
Setahun kemudian, ia naik ke peringkat satu dunia untuk pertama kalinya.
Perjalanan menuju level tertinggi tidak mudah. Lewis didiagnosis skoliosis pada usia 11 tahun dan harus mengenakan penyangga punggung selama 18 jam sehari hingga lulus SMA.
Ia kemudian menjalani operasi setelah kondisi tersebut tidak membaik.
Keputusan penting dari dokternya, Gary Brock, yang memilih memasang satu batang penyangga alih-alih dua, memberi Lewis fleksibilitas lebih untuk berputar saat bermain golf.
Keputusan tersebut membuka jalan bagi Lewis untuk berkarier di golf, termasuk meraih gelar NCAA bersama Arkansas sebelum berkiprah di LPGA.
Kemenangan terakhirnya diraih pada 2020 di Women’s Scottish Open.
Setelah itu, ia juga berperan sebagai kapten tim Amerika Serikat di Solheim Cup sebanyak dua kali serta menjadi bagian dari empat edisi sebagai pemain.
Di usia 41 tahun, Stacy Lewis menutup kariernya dengan dikelilingi keluarga dan sahabat, serta momen terakhir bersama sang ayah di lapangan.
“Kami hanya berbicara tentang lapangan hari ini dan bagaimana permainan berjalan. Saya mencoba menjalaninya dengan santai,” kata Lewis. “Saya tahu dia akan lebih emosional, jadi saya harus menyelesaikan ronde ini.”
Artikel Tag: NCAA, lpga tour, stacy lewis