Kanal

St. John’s Rayakan 900 Kemenangan Rick Pitino dengan Video Penghormatan

Penulis: Hanif Rusli
30 Jan 2026, 20:46 WIB

Rick Pitino (kiri) menerima jersey berbingkai dari Wakil Presiden sekaligus Direktur Atletik St. John’s, Ed Kull, di tengah lapangan. (Foto: AP)

St. John’s memberikan penghormatan istimewa kepada Rick Pitino setelah sang pelatih legendaris menorehkan tonggak sejarah 900 kemenangan sepanjang kariernya.

Momen spesial tersebut dirayakan Rabu (28/1) malam waktu setempat di Madison Square Garden, bertepatan dengan kemenangan telak Red Storm atas Butler dengan skor 92-70.

Sesaat sebelum pertandingan dimulai, layar raksasa yang menggantung di atap Madison Square Garden menayangkan video tribute berisi kilasan perjalanan karier Pitino.

Wakil Presiden sekaligus Direktur Atletik St. John’s, Ed Kull, kemudian menyerahkan jersey berbingkai kepada Pitino di tengah lapangan, disambut tepuk tangan meriah para penonton.

“Ini sangat menyenangkan. Perjalanan yang sangat panjang,” ujar Rick Pitino usai laga.

Pelatih berusia 73 tahun itu mengenang awal kariernya yang dimulai dari Hawaii, lalu menjadi asisten pertama Jim Boeheim di Syracuse.

Ia bahkan bercerita soal mobil Volkswagen miliknya yang ditinggal di parkiran sejak Oktober dan baru ditemukan kembali pada April karena tertutup salju tebal.

Rick Pitino menjadi pelatih keempat dalam sejarah Divisi I bola basket putra NCAA yang mencapai 900 kemenangan di lapangan.

Ia bergabung dengan daftar elite bersama Mike Krzyzewski, Jim Boeheim, dan Roy Williams.

Kemenangan ke-900 diraihnya akhir pekan lalu saat St. John’s bangkit dari ketertinggalan 16 poin untuk menundukkan Xavier 88-83, laga yang terasa semakin spesial karena ia berhadapan langsung dengan putranya sendiri, Richard Pitino, pelatih kepala Xavier.

Secara keseluruhan, Pitino kini mengoleksi rekor 901 kemenangan dan 316 kekalahan dalam 38 musim sebagai pelatih kepala perguruan tinggi.

Meski demikian, NCAA secara resmi hanya mengakui 778 kemenangan setelah mencabut 123 kemenangan saat ia melatih Louisville akibat pelanggaran aturan.

Sepanjang kariernya, Pitino telah melatih sejumlah program besar seperti Boston University, Providence, Kentucky, Iona, hingga St. John’s, serta sempat berkiprah di NBA bersama New York Knicks dan Boston Celtics, juga di Eropa dengan Panathinaikos.

Bagi Rick Pitino, capaian 900 kemenangan adalah prestasi membanggakan, namun bukan tujuan akhir.

“900 itu bagus, tapi 1.000 tentu akan jauh lebih baik,” katanya. “Itu berarti saya harus tetap sehat, punya pemain yang bagus, dan terus merekrut dengan baik.”

St. John’s sendiri sedang berada dalam tren positif.

Setelah sempat keluar dari peringkat, Red Storm kembali menembus Top 25 AP Poll dan menunjukkan mental tangguh dengan beberapa kemenangan dramatis, sekaligus menegaskan bahwa era Pitino di New York kembali penuh ambisi.

Artikel Tag: Rick Pitino, NCAA, NBA

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru