Kanal

Spurs Kalahkan Thunder, Akhiri Rekor Sapu Bersih Playoff

Penulis: Damar Yuliarti
20 Mei 2026, 04:21 WIB

Spurs Kalahkan Thunder, Akhiri Rekor Sapu Bersih Playoff - sumber: (mainbasket)

Berita Basket NBA

Gim 1 Final Wilayah Barat Playoff NBA 2026 menyajikan duel panas yang menegangkan. San Antonio Spurs, unggulan kedua, mencuri kemenangan krusial 122-115 dari Oklahoma City Thunder dalam laga berdurasi 58 menit, yang harus ditentukan lewat dua kali overtime. Thunder, yang sebelumnya tak terkalahkan di Playoff ini, akhirnya merasakan kekalahan pertamanya.

Thunder, tim yang mendominasi dengan sapu bersih di dua ronde sebelumnya, tampak tak terhentikan. Mereka adalah satu-satunya tim yang berhasil mencatat dua sweep dari tiga yang terjadi di Playoff 2026. Dominasi yang mengakar sejak musim lalu saat mereka merebut gelar juara. Namun, Spurs tampaknya menyimpan kunci khusus. Selama musim reguler, Spurs menjadi satu-satunya tim yang unggul dalam rekor pertemuan 4-1 melawan Thunder. Tidak ada tim lain yang mampu menaklukkan Thunder dalam head-to-head sepanjang musim.

Kejutan datang dari bangku cadangan Thunder, Alex Caruso, yang menjadi pencetak angka terbanyak dengan 31 poin dalam 31 menit. Caruso, sosok veteran yang solid, tampak sudah menjadi bagian dari strategi Spurs. Thunder memulai pertandingan dengan komposisi utama yang sama saat mereka menjadi juara musim lalu: Shai Gilgeous-Alexander, Lu Dort, Jalen Williams, Chet Holmgren, dan Isaiah Hartenstein. Kombinasi ini selama dua musim terakhir begitu mendominasi.

Namun, Spurs punya strategi berbeda. Musim ini, mereka jarang bermain dengan dua bigman, kecuali saat ada cedera. Absennya De’Aaron Fox digantikan oleh Dylan Harper, bersama Stephon Castle, Devin Vassell, Julian Champagnie, dan Victor Wembanyama. Keempat pemain kecil yang bisa menembak dari garis tripoin ini memaksa Thunder berjuang melawan kecepatan yang menyulitkan dua bigman mereka.

Strategi Spurs terlihat jelas. Meski Thunder berusaha dengan pre-switch secara matchup pertahanan, Spurs tetap bisa membuka ruang. Pick n roll yang berujung pada tripoin Castle adalah bukti Spurs mampu menyesuaikan dengan cepat. Spurs memaksimalkan kecepatan dan kemampuan menembak dari jarak jauh, memaksa Thunder menyesuaikan diri. Mark Daigneault, pelatih kepala Thunder, segera memasukkan Caruso menggantikan Hartenstein hanya tiga menit setelah kuarter pertama dimulai, langkah tercepat sepanjang musim bagi Caruso.

Penyesuaian Mitch Johnson dari Spurs juga patut diacungi jempol. Dia mengatur Wembanyama untuk memberikan bantuan penjagaan di paint area, membuat Thunder berpikir ulang sebelum melepaskan tembakan. Keputusan ini membuat Spurs memilih memberikan ruang kepada Caruso, yang sepanjang musim reguler hanya mencatat akurasi 29 persen dari tripoin. Meski meningkat di Playoff, lawan tetap memilih Caruso untuk menembak.

Keberadaan Caruso di lapangan memberikan Wembanyama ruang untuk dieksploitasi dalam post play. Wembanyama menjadi satu-satunya pemain dengan 11 percobaan post play, dan mendapatkan 23 paint touches, jauh dibandingkan JDub yang hanya 4 kali. Thunder tampaknya gagal memaksimalkan potensi bigman mereka untuk menyerang, sebuah strategi yang bisa menjadi pembeda.

Victor Wembanyama, dengan performa bertahannya yang luar biasa, hanya menghasilkan 3 blok di paruh kedua dan overtime. Dengan Caruso yang lebih banyak bergerak di luar, Wembanyama menikmati pertandingan termudah untuk bertahan. Strategi untuk membuat Wembanyama sibuk dalam bertahan bisa jadi kunci bagi Thunder untuk mengubah dinamika pertandingan.

Meski Spurs berhasil memanfaatkan kekuatan mereka, ini baru awal dari seri yang menjanjikan. Seperti Wembanyama katakan seusai laga, satu kemenangan tidak berarti segalanya. Pertarungan strategi antara kedua tim ini benar-benar layak untuk dinantikan!

Artikel Tag: San Antonio Spurs, oklahoma city thunder

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru