Spalletti: Juventus Kehilangan Kendali Saat Terkalahkan 2-3 di Sassuolo
Spalletti: Juventus Kehilangan Kendali Saat Terkalahkan 2-3 di Sassuolo - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Kekalahan dramatis harus diterima Juventus saat bertandang ke markas Sassuolo di Mapei Stadium. Dalam laga sengit yang berakhir dengan skor 3-2, pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengakui timnya kehilangan keseimbangan meskipun memiliki peluang untuk membalikkan keadaan.
Pertandingan itu berlangsung dengan tensi tinggi. Juventus, yang sebelumnya hanya kebobolan satu gol dalam tiga pertandingan awal Serie A, kali ini harus rela gawangnya dijebol tiga kali oleh Sassuolo. Meski dua kali berhasil menyamakan kedudukan, upaya mereka belum cukup untuk menghindarkan dari kekalahan.
Edon Zhegrova mencetak gol debutnya bagi Si Nyonya Tua dan memberikan dampak signifikan setelah masuk dari bangku cadangan. Namun, gol kemenangan Sassuolo ditentukan oleh Sebastiano Esposito, Kieron Bowie, dan Vasilije Adzic yang mencetak gol penutup di detik-detik akhir.
Usai pertandingan, Spalletti menyoroti masalah keseimbangan timnya. "Kami berusaha keras untuk menang, namun pada akhirnya malah kehilangan keseimbangan," ujarnya kepada DAZN Italia. "Kami menciptakan banyak peluang untuk menang, tapi kehilangan fokus di lini belakang."
Juventus juga harus menghadapi krisis cedera dengan absennya beberapa punggawa kunci seperti Manuel Locatelli dan Jeremie Boga. Randal Kolo Muani tampil kurang efektif, sementara Nick Woltemade menyia-nyiakan peluang emas di menit-menit akhir.
Satu-satunya kabar positif datang dari Zhegrova yang menunjukkan performa impresif. Pemain yang sempat dirumorkan akan meninggalkan Juventus ini berhasil mencetak dua gol meskipun belum pernah mencetak gol dalam pertandingan resmi sejak November 2024.
Di sisi lain, Spalletti mengakui keunggulan mantan anak asuhnya di Roma, Alberto Aquilani, yang kini menukangi Sassuolo. "Aquilani menunjukkan kualitasnya, dan kita bisa melihat visi yang sama dalam timnya," kata Spalletti. Meskipun demikian, Spalletti tetap yakin bahwa Juventus sudah berada di jalur yang tepat untuk membalikkan keadaan, meski harus memperbaiki kelemahan mereka di masa mendatang.
Artikel Tag: Juventus, Luciano Spalletti