Kanal

Shayne Pattynama Jawab Kritik soal Pemain Naturalisasi di Liga Indonesia

Penulis: Abdi Ardiansyah
01 Feb 2026, 22:34 WIB

Shayne Pattynama gabung Persija Jakarta

Berita Timnas: Kritik kepada pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang memilih bermain di kompetisi lokal kembali memanas. Namun Shayne Pattynama yang baru saja hijrah ke liga Indonesia, memberikan respons tenang dan berkelas atas sorotan tersebut.

Shayne Pattynama mulai buka suara tanggapi kritik publik terhadap pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berkarier di BRI Super League 2025 2026. Kritik tersebut menanggapi soal keputusan pemain diaspora yang dinilai meninggalkan kompetisi Eropa demi bermain di liga domestik.

Menurut Pattynama kritik memang bagian yang tak bisa dipisahkan dari dunia sepak bola. Ia memahami ekspektasi publik yang menginginkan pemain Timnas Indonesia tampil di liga dengan level tertinggi.

“Kritik pasti selalu ada dalam sepak bola. Saya paham orang ingin pemain bermain di liga terbaik,” ujar Pattynama kepada wartawan.

Namun pemain berusia 27 tahun itu mengajak publik melihat perkembangan sepak bola Indonesia secara lebih utuh. Ia menilai kompetisi domestik dan Timnas Indonesia saat ini sedang berada dalam fase pertumbuhan yang positif.

“Sepak bola Indonesia sedang berkembang. Liga dan Timnas terus membaik,” lanjutnya.

Pattynama juga menegaskan bahwa meremehkan kompetisi domestik sama artinya dengan meremehkan upaya banyak pihak yang bekerja membangun sepak bola nasional. Ia menilai Super League kini tidak lagi bisa dipandang sebelah mata.

“Ketika banyak pihak meremehkan liga Indonesia, itu sama saja meremehkan negaranya sendiri. Banyak orang yang telah bekerja keras untuk membawa sepak bola Indonesia ke level berikutnya,” tegasnya.

Lebih jauh Pattynama menilai kualitas Timnas Indonesia tidak bisa dilepaskan dari perkembangan kompetisi lokal. Menurutnya, liga yang sehat dan kompetitif justru menjadi fondasi utama bagi kemajuan tim nasional.

“Jika ingin Timnas berkembang, liganya juga harus berkembang. Kritik itu perlu, tetapi harus seimbang,” katanya.

Kehadiran pemain naturalisasi dan diaspora di Super League, menurut Pattynama, seharusnya dilihat sebagai peluang. Selain meningkatkan persaingan antarklub, kehadiran pemain berpengalaman internasional juga mendorong standar profesionalisme dan intensitas permainan di liga.

Dengan semakin banyaknya pemain Timnas Indonesia yang merumput di kompetisi domestik, proses pemantauan dan pembentukan tim nasional pun dinilai lebih efektif. Situasi ini menjadi bagian dari ekosistem sepak bola yang saling terhubung antara klub dan Timnas.

Bagi Shayne Pattynama, pilihan bermain di Indonesia bukanlah langkah mundur. Ia justru melihatnya sebagai kontribusi nyata dalam membangun sepak bola nasional dari dalam, sekaligus memperkuat fondasi Timnas Indonesia di masa depan.

Artikel Tag: Shayne Pattynama, Pemain Naturalisasi, Timnas Indonesia, persija jakarta, LIga Indonesia, liga 1 indonesia

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru