Kanal

Shakhtar Donetsk Incar Stamford Bridge untuk Markas Liga Champions

Penulis: Fery Andriyansyah
15 Agu 2026, 19:00 WIB

Stamford Bridge berpeluang jadi markas Shakhtar Donetsk di Liga Champions. (Foto: Jonathan Brady/PA Images via Getty Images)

Berita Liga Champions: Stamford Bridge berpeluang kembali menjadi panggung Liga Champions musim ini, tetapi bukan untuk Chelsea. Shakhtar Donetsk sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk menggunakan stadion klub London tersebut sebagai kandang sementara dalam kompetisi elite Eropa. Jika kesepakatan tercapai, Shakhtar akan memainkan laga kandang mereka di markas The Blues sepanjang perjalanan mereka di Liga Champions.

Shakhtar telah kehilangan Donbas Arena sejak 2014 setelah konflik dan aneksasi Rusia terhadap Donetsk. Dalam beberapa musim terakhir, klub Ukraina tersebut menggunakan sejumlah stadion di Polandia, Jerman, dan Slovenia untuk pertandingan Eropa. Kini, London menjadi pilihan utama setelah Stamford Bridge muncul sebagai lokasi yang dianggap paling memungkinkan.

Menurut laporan Ben Jacobs, pembicaraan antara Chelsea dan Shakhtar Donetsk sudah berlangsung cukup jauh. Hubungan kedua klub juga semakin dekat dalam 18 bulan terakhir, salah satunya berawal dari kepindahan Mykhailo Mudryk ke Chelsea pada awal 2023. Kerja sama melalui acara amal Game4Ukraine kemudian semakin memperkuat hubungan antara kedua organisasi tersebut.

Bagi Shakhtar, bermain di London juga memiliki nilai strategis karena keberadaan komunitas Ukraina yang besar. Sekitar 32.000 warga kelahiran Ukraina tinggal di London, sementara jumlah warga Inggris keturunan Ukraina diperkirakan mencapai lebih dari 100.000 orang. Stamford Bridge dapat memberikan atmosfer kandang yang lebih kuat sekaligus memudahkan pendukung Ukraina menghadiri pertandingan.

Situasi Chelsea juga membuka peluang bagi rencana tersebut. The Blues tidak tampil di Liga Champions setelah mengakhiri musim lalu di posisi ke-10 Premier League. Dengan tidak adanya jadwal pertandingan mereka di kompetisi tersebut, penggunaan Stamford Bridge oleh Shakhtar relatif lebih mudah diatur, termasuk dari sisi pemeliharaan lapangan dan pengamanan pertandingan.

Meski begitu, kesepakatan tersebut belum resmi. Rencana penggunaan Stamford Bridge masih membutuhkan persetujuan dari sejumlah pihak terkait, termasuk UEFA dan Hammersmith and Fulham Council. Aspek keamanan, jadwal pertandingan, serta pengaturan tiket juga harus diselesaikan sebelum seluruh pihak dapat memberikan lampu hijau untuk pelaksanaan pertandingan Liga Champions Shakhtar di London.

Jika terealisasi, penggunaan Stamford Bridge oleh Shakhtar akan menjadi pemandangan yang tidak biasa bagi pendukung Chelsea. Stadion yang selama bertahun-tahun menjadi markas The Blues dalam pertandingan Eropa akan digunakan klub lain untuk menghadapi lawan-lawan elite. Namun, kerja sama tersebut juga memiliki dimensi kemanusiaan yang kuat karena membantu klub Ukraina menjalankan kompetisi Eropa di tengah kondisi sulit.

Potensi lawan Shakhtar Donetsk di Stamford Bridge juga menambah daya tarik rencana tersebut. Klub Ukraina itu berpeluang menghadapi sejumlah klub besar Eropa dalam format Liga Champions musim ini. Jika proses administrasi selesai tepat waktu, pertandingan melawan tim seperti Real Madrid, Bayern Munich, atau Manchester City di London dapat menjadi salah satu cerita menarik kompetisi.

Shakhtar diperkirakan akan mengumumkan keputusan mengenai stadion kandang mereka pada pekan depan. Negosiasi kini memasuki tahap penting dengan kedua pihak berupaya menyelesaikan persoalan teknis sebelum batas waktu. Jika semua persetujuan diperoleh, Stamford Bridge akan menjadi salah satu stadion sementara yang digunakan klub Ukraina tersebut untuk menjalani petualangan Liga Champions musim ini.

Artikel Tag: liga champions, Chelsea, Shakhtar Donetsk, Stamford Bridge

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru