S.H. Kim Hadapi Wajib Militer di Tengah Peluang Tampil di The Masters
Sepanjang musim ini, S.H. Kim tampil konsisten dengan mengikuti hampir semua turnamen yang bisa ia ikuti. (Foto: Golf Digest)
Pegolf Korea Selatan, S.H. Kim, tetap harus menjalani wajib militer meskipun berpeluang tampil di The Masters melalui jalur kualifikasi terakhir di Valero Texas Open.
Turnamen di San Antonio tersebut memberikan tiket langsung ke Augusta National bagi pemenang yang belum memiliki kualifikasi.
Namun, situasi berbeda dihadapi Kim, yang harus kembali ke Korea Selatan setelah masa perpanjangan izin perjalanannya berakhir.
Kim, yang akan berusia 28 tahun pada September, mendapatkan perpanjangan izin bepergian selama 90 hari pada awal tahun ini.
Masa tersebut hanya berlaku hingga berakhirnya Valero Texas Open pada 2–5 April, sehingga ia dipastikan harus pulang setelah itu, terlepas dari hasil yang diraih.
Sepanjang musim ini, Kim tampil konsisten dengan mengikuti hampir semua turnamen yang bisa ia ikuti.
Hasil terbaiknya datang di awal tahun, yakni finis posisi ke-13 di Sony Open serta peringkat ke-18 di The American Express. Namun, ia gagal lolos cut di The Players Championship.
Melalui penerjemah, Kim menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah menyelesaikan jadwal hingga Valero Texas Open.
Ia membuka kemungkinan kembali bermain pada akhir tahun, tetapi menegaskan prioritasnya adalah memenuhi kewajiban negara terlebih dahulu.
Kewajiban militer selama hampir dua tahun kerap menjadi tantangan besar bagi atlet Korea Selatan.
Sejumlah pegolf seperti Sangmoon Bae dan Seung-yul Noh mengalami penurunan performa setelah kembali dari masa dinas.
Untuk membantu situasi tersebut, PGA Tour tengah menyiapkan skema khusus agar Kim tetap bisa menjaga performa.
Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah memberikan medical extension serta kesempatan bermain di tur domestik Korea saat tidak tampil di ajang utama PGA Tour.
Langkah ini diharapkan menjaga kondisi kompetitif Kim menjelang Asian Games yang akan digelar pada akhir September.
Ajang tersebut menjadi sangat penting karena peraih medali emas, baik individu maupun tim, akan mendapatkan pembebasan dari wajib militer.
Selain Asian Games, medali apa pun di Olimpiade juga memberikan pengecualian serupa. Hal ini pernah menjadi sorotan ketika Tom Kim gagal meraih medali di Olimpiade Paris 2024.
Saat ini, Tom Kim dan S.H. Kim menjadi dua pegolf Korea Selatan dengan peringkat dunia tertinggi yang masih menghadapi kewajiban militer.
Meski belum ada kepastian terkait komposisi tim Asian Games, S.H. Kim berharap dapat menjadi bagian dari skuad tersebut.
Medali emas di Asian Games menjadi satu-satunya peluang bagi Kim untuk menunda atau bahkan menghindari wajib militer, sekaligus membuka jalan untuk kembali berkompetisi penuh di PGA Tour pada musim gugur mendatang.
Artikel Tag: the masters, Tom Kim