Kanal

Sepak Bola China Ingin "Start Ulang" di Asian Games Hangzhou

Penulis: Hanif Rusli
21 Sep 2023, 18:57 WIB

Pemain China Gao Tianyi (kiri) beraksi dalam pertandingan melawan India di Asian Games ke-19 di Hangzhou, China, pada Selasa (19/9/2023). (Foto: Xinhua)

Setelah serangkaian penampilan yang kurang memuaskan, sepak bola China melihat kesempatan besar di Asian Games (AG) Hangzhou untuk melakukan "start ulang".

Tim sepak bola putra China mengawali perjuangan mereka di AG Hangzhou dengan sangat baik, melibas India 5-1 pada laga perdana penyisihan Grup A pada Selasa lalu.

Tim putra China terbilang jatuh-bangun di Asian Games. Prestasi terbaik mereka adalah pada 1994, dengan menempati posisi runner-up. Sejak saat itu, mereka selalu tersingkir di babak 16 besar dalam tiga edisi terakhir secara beruntun.

Di bawah asuhan pelatih kepala Dejan Djurdjevic, banyak pemain dalam daftar 22 pemain yang memiliki pengalaman yang signifikan di Liga Super China. Pemain seperti Zhu Chenjie dan Dai Weijun adalah pemain reguler tim senior nasional.

Sejak penunjukan Djurdjevic pada Februari lalu, ia telah mengadakan tiga kali pemusatan latihan. Ekspektasi yang tinggi dari para pendukung tuan rumah tidak diragukan lagi memberikan tekanan kepada pelatih asal Serbia ini.

"Kami telah mempersiapkan diri untuk Asian Games Hangzhou selama enam bulan dan sangat menantikan musim ini. Kami siap untuk memainkan tujuh pertandingan dan membiarkan 22 pemain membangun 'chemistry' di lapangan," kata Djurdjevic.

Setelah India, tim asuhan Djurdjevic akan menghadapi Myanmar pada Kamis (21/9) ini dan Bangladesh pada hari Minggu (24/9). Mengingat dua tim terakhir dianggap sebagai ancaman yang lebih rendah, pertandingan pembuka melawan India, yang dipimpin oleh kapten mereka yang berusia 39 tahun, Sunil Chhetri, pada dasarnya merupakan pertandingan untuk memperebutkan posisi puncak grup.

Jika China memuncaki grup, mereka kemungkinan besar akan melaju ke perempat final. Namun, mereka akan menghadapi lawan yang tangguh dari juara Grup E, yang kemungkinan besar adalah Korea Selatan.

Korea Selatan, peraih medali emas di dua AG terakhir, mengincar gelar ketiga, terutama karena kemenangan di AG dapat memberikan mereka pembebasan wajib militer. Daftar pemain mereka termasuk pemain-pemain terkenal seperti Lee Kang-in dari PSG dan Jeong Woo-yeong dari Stuttgart.

Jepang, pesaing lainnya, menurunkan tim yang sebagian besar terdiri dari pemain universitas dan talenta akademi muda. Namun, kedalaman tim Jepang memberikan kepercayaan diri kepada pelatih kepala Go Oiwa untuk mengamankan gelar Asian Games pertama mereka sejak 2010.

Demikian pula, tim sepak bola wanita Jepang menampilkan wajah-wajah baru, dengan hanya Remina Chiba yang pernah bermain di Piala Dunia Wanita 2023 sebagai pemain pengganti dan bermain tiga menit.

Sebaliknya, tim sepak bola putri China, yang dikalahkan oleh Jepang di final Asian Games Jakarta 2018, memiliki barisan pemain yang tangguh. Pelatih kepala Shui Qingxia sebagian besar mempertahankan daftar pemain dari Piala Dunia tahun ini, yang mencerminkan tekad mereka untuk merebut kembali status terhormat mereka.

Tim putri China mengalami pasang surut pasca Jakarta. Setelah tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2019 dan tampil mengecewakan di Olimpiade Tokyo, mereka berhasil meraih Piala Asia pada 2022. Namun, tersingkirnya mereka dari fase grup Piala Dunia baru-baru ini merupakan titik terendah dalam sejarah.

"Mungkin kami tidak akan pernah membicarakan Piala Dunia lagi meskipun kami belum menyingkirkannya sepenuhnya, karena kami tidak punya waktu untuk menyesal dan ada tugas berat di depan kami, dengan begitu banyak penggemar yang mendukung kami, kami harus menampilkan permainan yang bagus," kata gelandang Yang Li'na.

Shui menggemakan sentimen Yang, menekankan perlunya komunikasi untuk memahami kondisi mental dan fisik para pemain dan mempersiapkan diri untuk pertandingan yang akan datang.

"Kami harus mencari cara untuk mengatasi kesulitan saat kami dihadapkan pada kesulitan, yang lebih penting, kami harus berusaha lebih keras dalam latihan dan bermain, membalas budi kepada para penggemar," kata Shui.

Artikel Tag: Asian Games

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru