Sebastiano Rossi: Saya Menangis Usai Mimpikan Franco Baresi
Franco Baresi
Berita Liga Italia: Mantan kiper legendaris AC Milan, Sebastiano Rossi, mengungkapkan kesedihan mendalam dan mimpi mengharukan tentang sahabatnya, Franco Baresi.
Franco Baresi, kapten legendaris yang membela AC Milan selama 20 musim dan memimpin tim selama 15 musim, akan dimakamkan hari ini di Milan. Berbagai tribut terus mengalir dari mantan rekan setim maupun lawan yang mengenalnya.
Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Sebastiano Rossi, kiper yang menghabiskan 12 musim bersama Baresi di Milan, membuka diri soal perasaannya usai kepergian sang kapten.
"Buruk, sungguh buruk. Sebuah stasiun radio meneleponku dan aku harus berhenti bicara karena mulai menangis. Franco telah pergi, rasanya mustahil bagiku, yang bisa kulakukan hanya memikirkannya. Aku memimpikannya," ungkap Rossi.
Ia lalu menceritakan detail mimpinya. "Aku bermimpi kami berada di lapangan sambil tertawa. Lalu dia tersenyum dan berkata, 'Sampai jumpa, Seba, aku harus pergi.' Aku terbangun dan mulai menangis," kenangnya dengan suara bergetar.
Rossi menyebut Baresi sebagai sahabat dekat sekaligus mentor yang penuh kebaikan hati. Ia menegaskan bahwa julukan "jantung AC Milan" bukan sekadar kata-kata retorik, melainkan gambaran nyata dari sosok sang kapten selama bertahun-tahun mereka berbagi ruang ganti dan lapangan latihan di Milanello.
Kebersamaan Rossi dan Baresi sendiri dikenal sebagai salah satu contoh paling indah tentang bagaimana sebuah kemitraan di lapangan bisa bertransformasi menjadi persahabatan sejati.
Mereka bukan hanya rekan setim, tetapi juga guru dan murid, pelindung dan yang dilindungi, yang bersama-sama menjadi fondasi kokoh di balik kejayaan Milan pada era 1990-an.
Artikel Tag: AC Milan, Franco Baresi, Sebastiano Rossi