Kanal

Scott Parker Minta Penjelasan Resmi PGMOL soal Keputusan Kontroversial

Penulis: Fery Andriyansyah
03 Mar 2026, 22:00 WIB

Scott Parker protes VAR usai gol penyeimbang dianulir. (Foto: Richard Sellers/PA Images via Getty Images)

Berita Liga Inggris: Manajer Burnley, Scott Parker, memastikan klubnya akan meminta penjelasan resmi terkait keputusan VAR yang menganulir gol penyeimbang dramatis saat melawan Brentford.

Burnley sempat merasa menyamakan kedudukan menjadi 4-4 pada menit ke-98 lewat sepakan keras Ashley Barnes, Sabtu (28/2) lalu. Namun setelah peninjauan panjang hampir lima menit, gol tersebut dianulir karena dugaan handball tidak sengaja dari sang striker.

Keputusan itu diambil oleh VAR, bukan wasit utama Sam Barrott, dan menuai kritik karena minimnya bukti jelas bahwa Barnes benar-benar menyentuh bola dengan tangan. Berbicara jelang laga tandang ke Everton, Scott Parker mengonfirmasi pihaknya akan menghubungi Professional Game Match Officials Limited (PGMOL).

“Saya pikir kami akan melakukannya,” ujar Parker. “Mungkin itu akan dilakukan Rabu atau Kamis karena jadwal yang padat. Tapi saya ingin benar-benar memahami situasinya dan memperjelas pemahaman saya soal aturan yang berlaku.”

Kontroversi tak berhenti di situ. Burnley juga lebih dulu melihat gol Zian Flemming dianulir ketika mereka mengira unggul 4-3. Gol tersebut dibatalkan karena Jaidon Anthony dianggap offside dalam proses build-up, hanya karena sebagian kecil lengan bajunya melewati garis.

Proses peninjauan juga memakan waktu hampir tiga menit sebelum Anthony dinyatakan offside dengan selisih sangat tipis. Ketika ditanya apakah VAR membuat sepak bola lebih baik atau lebih buruk, Parker memberikan jawaban panjang dan tegas.

“Secara pribadi, tanpa VAR,” katanya. “Saya sudah merasakan sejak awal penerapannya bahwa Anda harus sangat berhati-hati dengan esensi permainan dan emosi dalam sepak bola. Setiap gol yang dirayakan lalu dianulir meninggalkan kekecewaan. Setiap suporter yang bersorak lalu harus menerima keputusan sebaliknya, itu meninggalkan ‘bekas luka’.”

Parker juga menyoroti lamanya proses pengambilan keputusan. “Semua orang bilang harus lebih cepat. Tapi berapa pun lamanya, yang penting harus benar. Namun ketika keputusan awal di lapangan bukan handball, lalu butuh lima menit untuk memastikan itu handball, bagi saya itu menunjukkan adanya keraguan. Dan di situlah semuanya menjadi subjektif.”

Artikel Tag: Burnley, Brentford, Scott Parker

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru